RadarMakassar.id, – Bank Tabungan Negara (BTN) kembali melanjutkan rangkaian Roadshow BTN Housingpreneur 2025 di Universitas Hasanuddin (Unhas), dengan menyapa para mahasiswa, arsitek, pengembang, hingga masyarakat umum di Kota Makassar, Rabu (3/12/2025).
Lewat BTN Housingpreneur 2025 yang merupakan ajang kompetisi tahunan bagi inovator dan wirausaha muda di sektor perumahan ini, BTN membuka peluang bagi seluruh kalangan khususnya talenta muda (mahasiswa) di kota Daeng (julukan Kota Makassar), untuk mengembangkan ide tentang hunian inovatif, sekaligus terkoneksi dengan ekosistem perumahan nasional di Indonesia, yang mempertemukan pengembang, penyedia material, pelaku teknologi, hingga calon pembeli rumah.
Kompetisi BTN Housingpreneur 2025 ini terdiri dari beberapa kategori dengan total hadiah senilai Rp 1,5 miliar, inkubasi bisnis selama tiga bulan, serta akses ke jejaring perumahan nasional mulai dari pengembang, penyedia material, hingga calon pembeli.
Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas, Prof. Farida Patittingi, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia mengatakan, BTN tepat memilih Unhas sebagai lokasi roadshow. Pasalnya, para alumni Unhas selalu siap menjadi duta yang berkontribusi bagi bangsa.
“Ini akan menggali inovasi dan bakat anak muda, khususnya mahasiswa Unhas, sehingga dapat memberikan ide dan kontribusi untuk masyarakat dan bangsa. BTN hadir memberikan ruang bagi talenta muda,”kata Prof. Farida.
Ia juga mengapresiasi kuatnya kolaborasi antara BTN dan Unhas yang telah terjalin sejak lama, dan kini diwujudkan melalui program beasiswa serta inovasi seperti Housingpreneur.
Program tersebut dinilainya memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan talenta terbaiknya.
Sementara, Human Capital Management Division Head BTN, Rahmayati, mengatakan bahwa sebelum Unhas, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah kampus lain di Indonesia.
Kick-start BTN Housingpreneur 2025 telah digelar di Universitas Indonesia (UI) pada 28 Oktober lalu, kemuadian roadshow-nya berlanjut ke sejumlah kampus. Seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Unibersitas Sumatera Utara (USU).
Rahma menyebut, ajang ini merupakan komitmen BTN dalam membangun ekosistem industri perumahan yang lebih baik.
“Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, untuk menghadirkan rumah yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Rahma.
BTN membuka kesempatan bagi peserta yang ingin berpartisipasi melalui pendaftaran di website dan Instagram BTN Housingpreneur. Pendaftaran dibuka mulai 22 Oktober hingga 15 Desember 2025.
Kepala Kanwil BTN Sulampua, Bagus Hendri Setiawan, menjelaskan bahwa Housingpreneur merupakan upaya BTN untuk menggali ide-ide baru dan out of the box di sektor perumahan.
Ia mengungkap, Unhas dipilih karena Makassar menjadi pusat kawasan timur Indonesia, dan kampus tersebut memiliki rekam jejak prestisius. Termasuk dua kali meraih juara dalam kompetisi penelitian.
“Harapan kami, teman-teman dari Unhas dan seluruh stakeholder dapat terlibat menjadi wirausaha muda yang berkontribusi langsung dalam pengembangan sektor perumahan, terutama bersama BTN,”kata Bagus.
Menurutnya, kegiatan ini bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat karena membuka peluang serta akses langsung ke dunia usaha.
Untuk memberikan motivasi talenta muda mewujudkan ide mereka menjadi solusi riil, BTN menghadirkan Moh. Rozaqul Anam, Juara 2 BTN Housingpreneur 2024 Kategori Housing Related Innovation sekaligus Co-Founder Paktukang—startup yang kini berkembang cepat di sektor jasa konstruksi, pada roadshow di Makassar.
Anam berbagi kisah bagaimana ide sederhana tentang tukang bangunan dan transparansi harga bertransformasi menjadi platform besar bernama Paktukang. Startupnya tersebut membantu menghitung item pekerjaan dan biaya jasa tukang secara detail, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Kini, Paktukang telah bekerja sama dengan BTN melalui pemberian Kredit Program Perumahan, dan fitur baru CCTV monitoring bekerja sama dengan Bardie Smarthome untuk memantau pembangunan properti dari jarak jauh.
“Bagi saya, BTN Housingpreneur tidak terasa seperti kompetisi karena ini ekosistem. Bagi kita yang punya ide terkait perumahan bisa langsung bertemu stakeholders yang relate. Ajang ini tidak hanya memberi hadiah, tetapi juga akses untuk mentoring, jaringan developer, peluang kerja sama, dan validasi bisnis. Pertumbuhan yang biasanya kami capai dalam tiga bulan, bisa kami capai dalam satu bulan setelah ikut ekosistem ini,” jelas Anam.
BTN berharap semakin banyak talenta muda Makassar mengikuti jejak Anam—bukan hanya ikut kompetisi, tetapi benar-benar naik kelas sesuai semangat Elevate Beyond Your Limit. (*)





