Daerah  

SMP Negeri 1 Duampanua Gelar Pentas Karya dan Penamatan 185 Siswa

Pekkabata — SMP Negeri 1 Duampanua Kabupaten Pinrang menggelar kegiatan Pentas Karya dan Penamatan bagi 185 siswa kelas IX pada Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di halaman SMP Negeri 1 Duampanua. 

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh haru dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, alumni, orang tua siswa, serta para tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang Andi Matjtja, S.Sos.,  Camat Duampanua Andi Satriadin AS, S.Kom., M.H., M.Pd., Rektor Kalla Institute Syamril, ST., M.Pd. Anggota DPRD Kabupaten Pinrang Hasnur Azikin.

Direktur CV. ANATO Group H. Abdul Muthalib, Lurah Pekkabata, Lurah Tatae, Kepala Puskesmas Lampa, Pengurus MKKS Kabupaten Pinrang, Pengurus Komite Sekolah, Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMP Negeri 1 Duampanua, tokoh masyarakat, guru, orang tua siswa, dan para siswa kelas IX yang dinyatakan tamat tahun ini.

Direktur CV. ANATO Group, H. Abdul Muthalib, sebelum memimpin doa memberikan pesan motivasi kepada para siswa. Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kepintaran, tetapi juga membutuhkan attitude atau sikap yang baik.

“Kalau mau sukses, buang sifat malas dan bosan. Ketika kita malas, maka tidak ada hal produktif yang bisa kita lakukan. Sementara ketika kita mudah bosan, maka kita tidak akan mampu bertahan melakukan hal-hal baik,” pesannya di hadapan para siswa dan orang tua.

Sementara itu, Rektor Kalla Institute, Syamril S.T., M.Pd., yang hadir memberikan motivasi pendidikan kepada para siswa, menyampaikan bahwa generasi muda yang tamat hari ini merupakan penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet pembangunan dan peradaban di masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Syamril, S.T., M.Pd. mengurai makna ungkapan Bugis “Lao Massappa Deceng, Lisu Mappadeceng, dan Mancaji Tau Deceng” yang berarti “pergi mencari kebaikan, pulang memperbaiki dan menjadi orang baik.”

Menurutnya, tujuan pendidikan sejatinya bukan hanya mencetak siswa yang pintar secara akademik, tetapi menjadikan mereka manusia yang baik.

“Minimal baik kepada dirinya sendiri, baik kepada orang tua, tetangga, masyarakat, lingkungan, dan baik kepada Tuhannya,” ungkapnya.

Kepala SMP Negeri 1 Duampanua, Syamsir, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya berharap agar seluruh siswa yang tamat dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia juga mengimbau agar para siswa yang tamat pada tahun ini dapat menjaga nama baik sekolah di mana pun berada.

Pada kesempatan itu, Syamsir, S.Pd., M.Pd turut menyampaikan kondisi sarana ibadah di sekolah yang masih terbatas. Ia menjelaskan bahwa saat ini siswa SMP Negeri 1 Duampanua melaksanakan salat berjamaah di musala sekolah yang hanya mampu menampung sekitar dua kelas. Karena itu, melalui musyawarah bersama tokoh masyarakat dan pengurus IKA SMP Negeri 1 Duampanua, disepakati rencana pembangunan masjid indoor di lingkungan sekolah dengan memanfaatkan halaman sekolah.

“Untuk mewujudkan pembangunan masjid indoor tersebut, kami sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari para tokoh masyarakat, alumni, dan orang tua siswa,” ujar Syamsir, S.Pd., M.Pd.

Camat Duampanua, Andi Satriadin AS, S.Kom., M.H., M.Pd., dalam sambutannya mengenang masa ketika dirinya masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Duampanua. Ia mengaku tidak mungkin bisa menjadi Camat Duampanua tanpa bimbingan dan didikan para guru di sekolah tersebut.

Ia juga menyoroti kondisi sosial masyarakat di Kecamatan Duampanua, khususnya meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba dalam dua pekan terakhir. Karena itu, ia mengajak seluruh pendidik dan orang tua untuk bersama-sama mengawasi serta membina generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba.

Di akhir sambutannya, Andi Satriadin, S.Kom., M.H., M.Pd., turut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu pembangunan masjid indoor SMP Negeri 1 Duampanua.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 1 Duampanua. Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mendidik dan membimbing siswa dengan penuh dedikasi.

Dalam arahannya, Andi Matjtja, S.Sos., mengingatkan para siswa agar tidak melakukan konvoi ataupun aksi yang dapat membahayakan keselamatan saat pengumuman kelulusan.

“Rayakan kelulusan dengan cara yang baik, sederhana, dan penuh rasa syukur, bukan dengan tindakan yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pesan Andi Matjtja, S.Sos.

Diakhir sambutannya Andi Matjtja, S.Sos. juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak mereka agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi masa depan yang lebih baik.

Kegiatan Pentas Karya dan Penamatan 185 siswa SMP Negeri 1 Duampanua tahun 2026 tidak hanya menjadi seremoni perpisahan semata, tetapi juga menjadi ruang refleksi tentang pentingnya pendidikan, karakter, dan kebersamaan. 

Melalui pesan-pesan motivasi dari para tokoh pendidikan, pemerintah, alumni, dan masyarakat, para siswa diharapkan mampu melangkah menuju masa depan dengan semangat belajar, akhlak yang baik, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *