Daerah  

Andalan Cabang Pramuka Maros Ikuti Orientasi

RADARMAKASSAR.ID, MAROS – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Maros sukses melaksanakan Kursus Orientasi Khusus Andalan Cabang masa bakti 2026–2031 di Baruga B Kantor Bupati Maros, Sabtu, (16/5/2026).

Andi Fahri Makkasau bertindak selaku pemimpin kursus. “Peserta hadir sesuai harapan. Dimulai dengan 61 orang dan diakhiri tetap utuh 61 orang. Ini menunjukkan semangat dan komitmen yang luar biasa dari para Andalan Cabang Kwarcab Maros,” ujarnya.

Berbagai materi strategis diberikan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari orientasi kursus dan dinamika kelompok, fundamental Gerakan Pramuka, PDK dan MK, hingga pembahasan mengenai peran dan tugas anggota dewasa dalam organisasi kepramukaan.

Materi fundamental Gerakan Pramuka dibawakan oleh Wakil Ketua Bina Wasa Kwarda Sulsel, Prof Jasmal A Syamsu. Materi lainnya disampaikan Dr Jabaruddin da Ardiansyah Hasbi.

Suasana kegiatan berlangsung dinamis. Para peserta terlihat aktif berdiskusi, menyampaikan gagasan, hingga membangun kerja sama dalam sesi studi kasus kelompok.

Menurut Fahri, proses tersebut menunjukkan kesiapan para pengurus baru untuk menjadi penguat program kepramukaan di gugus depan maupun kwartir ranting di bawah naungan Kwarcab Maros.

“Secara normatif, hasil Kursus Orientasi tergolong baik sehingga seluruh peserta dinyatakan berhak memperoleh Sertifikat Kelulusan KO dari Pusdiklatcab Tunre Tellua Maros,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh peserta dinilai telah memahami pentingnya Kursus Orientasi sebagai tahapan awal Sisdiklat, memahami peran dan fungsi Andalan Cabang dalam struktur Gerakan Pramuka, serta siap mengikuti pelatihan lanjutan sesuai jenjang dan amanah organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Fahri juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi Binawasa selaku panitia pelaksana, Kamabicab Maros atas dukungan fasilitas kegiatan, serta seluruh tim pendukung yang turut menjaga kenyamanan dan suasana kepramukaan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Prof Jasmal A Syamsu menegaskan bahwa orientasi merupakan salah satu syarat penting bagi calon pengurus kwartir.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah sesuai dengan AD/ART Gerakan Pramuka yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

“Salah satu persyaratan menjadi andalan Kwarcab adalah minimal pernah mengikuti orientasi calon pengurus kwartir. Saya berharap kegiatan seperti ini ke depan juga dapat dilaksanakan hingga tingkat kwartir ranting,” ungkapnya.

Ketua Terpilih Kwarcab Maros, A Muetazim Mansyur, turut mengapresiasi pelaksanaan orientasi yang dilakukan sebelum proses pelantikan pengurus.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bekal penting agar para pengurus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum resmi menjalankan roda organisasi.

“Hal yang sangat istimewa karena orientasi pengurus dapat dilaksanakan sebelum pelantikan pada 20 Mei mendatang. Dengan begitu, para pengurus sudah memiliki pemahaman awal terkait tugas dan tanggung jawabnya,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *