Palopo, Radarmakassar.id — PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Palopo melalui kerja sama di bidang penjaminan dan asuransi umum. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat perlindungan terhadap pelaku usaha, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kerja sama tersebut dituangkan dalam Kesepakatan Bersama tentang Sinergi Penjaminan dan Asuransi Umum yang ditandatangani dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pancasila Kota Palopo, 17 Agustus 2026.
Kesepakatan ditandatangani Wali Kota Palopo Hj. Naili bersama Branch Manager Askrindo Branch Office Makassar, Danny Supriyanto Aditya.
Kolaborasi ini menjadi langkah Askrindo untuk memberikan manfaat jasa penjaminan maupun pertanggungan kepada Pemerintah Kota Palopo, termasuk melalui layanan Jaminan Suretyship dan Asuransi Umum yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, mengatakan kerja sama tersebut penting seiring dengan pertumbuhan ekonomi Kota Palopo yang menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palopo, ekonomi daerah tersebut pada triwulan I 2026 tumbuh 8,94 persen secara tahunan (y-on-y). Dari sisi produksi, sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 39,74 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) tumbuh paling tinggi sebesar 48,38 persen.
Menurut Budhi, pertumbuhan tersebut perlu diikuti dukungan berbagai pihak untuk memastikan pembangunan, baik infrastruktur maupun noninfrastruktur, dapat berjalan optimal.
“Kota Palopo memerlukan ekosistem usaha yang tangguh dan didukung oleh instrumen mitigasi risiko yang kuat agar para pelaku usaha dapat melakukan perluasan kapasitas usaha dengan aman,” ujar Budhi.
Ia menjelaskan, kerja sama Askrindo dengan Pemkot Palopo tidak hanya berorientasi pada kebutuhan pembangunan pemerintah, tetapi juga mencakup perlindungan bagi pelaku UMKM.
Askrindo dapat memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha, termasuk risiko kebakaran serta perlindungan terhadap tempat usaha dan properti milik UMKM.
Selain itu, melihat potensi sektor kelautan dan perikanan di Kota Palopo, Askrindo juga membuka peluang penguatan perlindungan bagi nelayan melalui produk Asuransi Mikro Bahari.
“Kerja sama ini menjadi jalan masuk dan bentuk dukungan Askrindo dalam memberikan layanan asuransi serta instrumen mitigasi risiko yang sesuai dengan kebutuhan UMKM dan Pemerintah Kota Palopo,” kata Budhi.
Melalui sinergi tersebut, Askrindo berharap keberadaan instrumen penjaminan dan asuransi dapat memberikan rasa aman bagi pemerintah maupun pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekonomi, sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan Kota Palopo. (*)






