RADARMAKASSAR.co.id — Keluarga besar Pomdam XIV Hasanuddin bersama masyarakat Makassar melaksanakan Sholat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan sebagai rahmat bagi kehidupan dan seluruh alam.
Kegiatan tersebut diikuti keluarga besar Pomdam XIV Hasanuddin, Persit, anak-anak pondok pesantren serta masyarakat. Pelaksanaan Sholat Istisqa juga mendapat dukungan dari Dempon XIV Kota Makassar.
Danpomdam XIV Hasanuddin, Kolonel Cpm M. Rokib Jabar, mengatakan pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon ridho Allah SWT agar diberikan rahmat berupa turunnya hujan.
“Kita keluarga besar Pomdam XIV Hasanuddin bersama warga masyarakat, didukung Dempon XIV Makassar, melakukan kegiatan Istisqa memohon ridho semoga Allah SWT menurunkan rahmat berupa hujan yang dapat memberikan rahmat bagi semesta alam,” ujar Kolonel Cpm M. Rokib Jabar usai pelaksanaan sholat, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memanjatkan doa, tetapi juga mempererat kebersamaan antara keluarga besar TNI, masyarakat, Persit dan anak-anak pondok pesantren.
“Kami bersama ibu Persit dan anak-anak pondok pesantren memohon dan bersalawat kepada Rasulullah SAW. Semoga doa kita dijabah oleh Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, Dalam khotbahnya, Ust Muh. Yusri Hasbullah menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian kehidupan dan ekosistem alam.
Menurutnya, alam merupakan bagian penting dari kehidupan manusia sehingga keberadaannya harus dijaga dan tidak dirusak.
Ia mengingatkan bahwa lingkungan dan ekosistem alam merupakan sumber penghidupan bagi manusia. Karena itu, menjaga alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kelompok tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.
“Pentingnya menjaga kehidupan ekosistem alam, karena itu merupakan penghidupan,” pesan Muh. Yusri dalam khotbahnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak penghijauan dengan menanam pohon.
Menurutnya, menanam pohon tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bentuk sedekah yang pahalanya terus mengalir ketika pohon tersebut menghasilkan buah dan dimanfaatkan oleh makhluk hidup.
“Tanam pohon. Pohon adalah sedekah. Buah yang dihasilkan akan menjadi sedekah untuk siapa pun yang mengambil dan memakannya,” ujarnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan memiliki hubungan erat dengan keberlangsungan kehidupan manusia.
Pohon berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyediakan oksigen, menyerap karbon, menjaga tanah dan membantu mempertahankan ketersediaan air.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk melakukan introspeksi dan bertobat kepada Allah SWT, khususnya atas sikap manusia yang selama ini turut berkontribusi terhadap kerusakan alam.
“Bertobat kepada Allah, khususnya sikap kita terhadap perusakan alam ini,” katanya.
Ia mengajak jamaah untuk tidak hanya memohon turunnya hujan melalui doa, tetapi juga memperbaiki perilaku terhadap lingkungan. Menurutnya, manusia harus menjaga alam sebagai bagian dari amanah yang diberikan Allah SWT. (*)
“Memohon ampunlah kita agar Tuhan menurunkan hujan untuk kita,” tutur Muh. Yusri.
Sholat Istisqa sendiri merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan atau membutuhkan turunnya hujan. Melalui pelaksanaan tersebut, umat memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi kehidupan.
Kegiatan yang dilaksanakan keluarga besar Pomdam XIV Hasanuddin bersama masyarakat tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran spiritual sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Selain memanjatkan doa, pesan tentang menjaga ekosistem, memperbanyak penghijauan dan meninggalkan tindakan yang dapat merusak alam menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Danpomdam XIV Hasanuddin Kolonel Cpm M. Rokib Jabar berharap doa dan ikhtiar yang dilakukan bersama tersebut mendapatkan ridho Allah SWT dan membawa keberkahan bagi masyarakat.
Dengan kebersamaan antara keluarga besar Pomdam XIV Hasanuddin, Persit, masyarakat dan anak-anak pondok pesantren, pelaksanaan Sholat Istisqa diharapkan menjadi pengingat bahwa menghadapi persoalan lingkungan membutuhkan ikhtiar lahir dan batin, termasuk menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.






