RADAR MAKASSAR.id — Wakil Ketua Umum Stand Up Paddle Indonesia (SUP.ID), Akmal Malik melakukan kunjungan dan pertemuan bersama Pengurus Daerah SUP.ID Sulawesi Selatan di Sekretariat SUP.ID Pengda Sulsel, Selasa (29/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus diskusi strategis mengenai perkembangan SUP.ID di Sulawesi Selatan, evaluasi sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, serta arah penguatan organisasi dan program ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, SUP.ID Pengda Sulsel memaparkan perkembangan kegiatan komunitas, aktivitas latihan dan touring, penguatan kapasitas anggota, serta berbagai agenda yang telah dan akan dikembangkan di Sulawesi Selatan.
Selain membahas perkembangan organisasi daerah, pertemuan juga menyoroti sejumlah isu strategis yang dinilai penting untuk penguatan SUP.ID secara nasional.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah perlunya peningkatan kapasitas pengurus daerah, baik dalam aspek tata kelola organisasi, kepemimpinan, keselamatan kegiatan di perairan, manajemen kegiatan, komunikasi, kemitraan, hingga peningkatan kapasitas trainer.
Pengda Sulsel juga mendorong agar SUP.ID segera mengembangkan sistem sertifikasi trainer atau instruktur nasional yang memiliki standar kompetensi, kurikulum, jenjang, serta mekanisme sertifikasi yang jelas.
Sistem tersebut dinilai penting untuk memastikan Indonesia memiliki kapasitas dan kemandirian dalam pengembangan kompetensi olahraga stand up paddle.
Pengda Sulsel menekankan bahwa pengembangan sertifikasi nasional perlu tetap merujuk pada standar keselamatan dan praktik internasional, namun pada saat yang sama membangun kapasitas nasional agar pengembangan trainer SUP tidak sepenuhnya bergantung pada lembaga sertifikasi dari luar negeri.
Isu regenerasi juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. SUP.ID dinilai perlu mulai memperluas sosialisasi dan edukasi kepada siswa serta generasi muda.
Program tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan pengenalan stand up paddle yang terintegrasi dengan edukasi keselamatan air, kepedulian lingkungan, serta literasi kelautan.
Melalui pendekatan tersebut, SUP.ID tidak hanya mendorong perkembangan olahraga rekreasi, tetapi juga dapat berkontribusi dalam membangun generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan perairan dan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai keselamatan di laut maupun sungai.
Wakil Ketua Umum SUP.ID, Akmal Malil menyampaikan dukungan terhadap berbagai masukan dan inisiatif yang berkembang dari Pengda Sulsel, khususnya dalam penguatan organisasi, kapasitas sumber daya manusia, jejaring, serta komunikasi yang lebih intensif antara pengurus pusat dan daerah.
Pertemuan juga menekankan pentingnya SUP.ID menjadi organisasi yang lebih dinamis, adaptif, dan progresif.
“Sebagai organisasi yang berkembang dari komunitas dan olahraga berbasis hobi, SUP.ID diharapkan dapat mempertahankan karakter yang terbuka, kreatif, dan kolaboratif, namun tetap diperkuat dengan tata kelola organisasi yang baik,” Katanya.
Momentum diterimanya SUP sebagai bagian dari KORMI juga dipandang sebagai peluang penting untuk memperkuat posisi kelembagaan SUP.ID.
Keberadaan SUP dalam ekosistem KORMI diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas untuk pengembangan organisasi, peningkatan partisipasi masyarakat, penyelenggaraan event, serta penguatan jejaring di tingkat nasional dan daerah.
Selain itu, Pengda Sulsel juga mendorong agar proses internalisasi dan penguatan organisasi SUP.ID di tingkat pusat dilakukan dengan melibatkan daerah secara lebih aktif.
Pelibatan tersebut mencakup penyusunan kebijakan, standardisasi kegiatan, pengembangan kurikulum, sistem sertifikasi, program nasional, hingga agenda pengembangan organisasi jangka menengah dan panjang.
Dalam waktu dekat, Pengurus Pusat SUP.ID juga dijadwalkan menggelar pertemuan pada Kamis pekan depan dengan melibatkan perwakilan daerah.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membawa sejumlah masukan strategis dari daerah ke tingkat nasional.
SUP.ID Pengda Sulawesi Selatan akan mendorong lima agenda utama, yakni pengembangan sertifikasi trainer nasional, penguatan kapasitas Pengda, pengembangan program SUP bagi generasi muda, optimalisasi momentum KORMI, serta pengembangan organisasi SUP.ID yang lebih agile dan progresif.
Melalui konsolidasi tersebut, SUP.ID Pengda Sulsel berharap pengembangan stand up paddle di Indonesia tidak hanya tumbuh dari sisi aktivitas dan jumlah komunitas, tetapi juga diperkuat melalui sistem organisasi, sumber daya manusia, standardisasi, regenerasi, dan jejaring kelembagaan yang berkelanjutan.
Tentang SUP.ID Pengda Sulawesi Selatan
SUP.ID Pengda Sulawesi Selatan merupakan bagian dari organisasi Stand Up Paddle Indonesia yang mendorong pengembangan olahraga stand up paddle melalui kegiatan komunitas, pelatihan, touring, edukasi, keselamatan di perairan, kepedulian lingkungan, serta pengembangan jejaring dan kolaborasi. (*)






