Gowa – Pemuda asal Desa Borong Pa’la’la, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Sulawesi Selatan, Muqaddimal Mukrimin meraih prestasi membanggakan.
Siswa kelas 2 SMA Bosowa School Makassar ini berhasil meraih Runner Up I (juara 2) Duta Lingkungan Kabupaten Gowa tahun 2025. Sementara juara I adalah Khaidir Nurilahi seorang Mahasiswa dari Lingkungan Hidup Universitas Bosowa.
Mukrimin, mantan Ketua OSIS SMP Bosowa School Makassar merupakan perwakilan dari Kecamatan Pattallassang yang berhasil meraih Juara 2 Duta Lingkungan atau setara dengan Runner Up 1.
Sebelumnya, anak kedua Almarhum mantan Kepala Desa Borong Pa’la’la, Mohammad Ja’far S. Pd. I Daeng Ngawing dan Murniati, S. Ag Daeng Matarring ini memang telah aktif dalam ajang pageant lainnya.
Dalam ajang yang bertema Guardians of Earth : Gowa for the Planet ini, Grand Final Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa tahun 2025 diselenggarakan di Balai Diklat Kabupaten Gowa, Minggu 2 November 2025 malam.
Untuk diketahui, Grand Final Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa Tahun 2025 berlangsung di Balai Diklat Kabupaten Gowa, dan diikuti 9 finalis peserta perwakilan dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Minggu 2 November 2025 malam.
Pada malam grand Final, Mukrim berhasil memukau dewan juri melalui semangatnya dalam mengadvokasi “Father of Nature”, sebuah gerakan yang berfokus pada pengelolaan limbah pertanian dan sampah plastik di Kabupaten Gowa.
Runner Up 2 Duta Anak Kabupaten Gowa 2024 ini mengaku bangga bisa mewakili Kecamatan Pattallassang di ajang bergengsi tersebut.
Peraih The Most Memorization of The Al-Qur’an ini mengaku ikut serta dalam ajang pemilihan Duta Lingkungan tingkat kabupaten Gowa tahun 2025 ini berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan yang semakin memprihatinkan.
“Keikutsertaan saya dalam ajang Duta Lingkungan Hidup berangkat dari kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan,” beber Muqaddimal Mukrimin juga mantan Ketua OSIS SMP Bosowa School Makassar ini.
“Saya menyadari bahwa perubahan iklim, pencemaran udara, hingga meningkatnya volume sampah merupakan ancaman nyata bagi kesehatan bumi dan masa depan generasi mendatang,”tutur Peraih The Most Competitive Student SMP Bosowa School Makassar tersebut.
Jebolan MIS Borong Pa’la’la Kecamatan Pattallassang Gowa Sulawesi Selatan ini mengatakan bahwa ajang Duta Lingkungan Hidup bukan hanya tentang prestasi atau gelar. Lebih dari itu, ini adalah wadah untuk menyatukan semangat anak muda dalam menjaga bumi.
“Saya meyakini bahwa setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan memberikan dampak yang besar di masa depan,” beber Duta Anak Best Social Media Kabupaten Gowa 2024 tersebut.
“Dengan mengikuti ajang ini, saya berkomitmen untuk terus bergerak, mengajak, dan menginspirasi lebih banyak orang agar bersama-sama menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” sambung peraih Medali Emas Olimpiade Sains Internasional 2024.
Mukrim yang biasa dipanggil Daeng Pabeta berharap keikutsertaannya di ajang pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa 2025 ini dapat memperluas dampak gerakan “Father of Nature.
“Saya berharap melalui keikutsertaan di ajang Duta Lingkungan Hidup ini, saya dapat memperluas dampak gerakan “Father of Nature” dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk terlibat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, khususnya dalam upaya mengurangi pembakaran limbah pertanian dan sampah plastik,”imbuhnya.
“Saya ingin menjadikan ajang ini sebagai ruang kolaborasi, pembelajaran, dan penguatan peran pemuda sebagai agen perubahan sehingga langkah-langkah kecil yang kami lakukan hari ini dapat membawa harapan besar bagi bumi dan generasi mendatang,” tandasnya.
Kesuksesan Muqaddimal Mukrimin pun tak terlepas dari doa seorang ibu. Murniati Karaeng Matarring menceritakan bahwa kegiatan apapun yang anak-anaknya ikuti asal positif dan bermanfaat dirinya akan selalu memberikan support dan doa.
Waki Direktur Nasional LPPKS BKPRMI Pusat ini bilang, setiap salatnya dia selalu mendoakan anak-anaknya untuk meraih cita-citanya. Ia juga memberi dukungan kepada anak-anaknya untuk tetap fokus dan yakin.
“Alhamdulillah, sejak kecil Ananda Mukrim sudah nampak. Meskipun sebagai seorang ibu sekaligus menjadi bapak untuk anak-anakku, tetapi saya selalu mensupport untuk aktifitas mereka. Walaupun Nak Mukrim boarding school tetapi tetap memantau dari jauh, baik pelajaran maupun hafalan dan kegiatan lainnya,”urainya.
“Saya selalu menghargai jerih payah anak-anak. Terus berusaha memberikan dukungan terbaik demi putra tercintanya. Saya tidak pernah membatasi langkah anak-anak untuk mengembangkan bakat, baik akademik, seni, keagaaman maupun bakat-bakat lainnya,” pungkasnya.
Terakhir, Daeng Matarring berharap anaknya dapat terus mengembangkan bakatnya di berbagai bidang, sambil tetap memprioritaskan pendidikan untuk meraih cita-citanya.
“Selamat nak, semoga bisa lebih mengembangkan bakat di segala bidang, tapi tetap memprioritaskan agar Ananda Muqaddimal Mukrimin bisa meraih cita-citanya,” pungkasnya.
“Tetap semangat, teruslah menjadi penyuara dan penggerak perubahan, tidak hanya dalam mengedukasi masyarakat tetapi juga dalam mengadvokasi kebijakan lingkungan yang lebih baik,” tuturnya.
“Selamat untuk Anandaku Muqaddimal Mukrimin dan juga para pemenang Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa 2025,” tandasnya. (**)






