RADARMAKASSAR.ID — Anggota Komisi VI DPR RI, Ismail Bachtiar, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., atas respon cepat pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah yang masih mengalami blank spot jaringan.
Menurutnya, proses administrasi yang menjadi syarat pengusulan pembangunan BTS di pusat dapat segera berjalan berkat tanggapan sigap dari Bupati Barru.
“Kalau pemerintah daerah tidak tanggap, proses di pusat bisa terhambat. Tapi Ibu Bupati sangat cepat merespons, dan hari itu juga surat dukungannya langsung dikirim,” ujar Ismail Bachtiar dalam keterangannya, Jumat (1/8/2025).
Ismail menjelaskan, secara keseluruhan akan ada empat titik pembangunan BTS di Kabupaten Barru, yang difokuskan di wilayah-wilayah tanpa sinyal (blank spot). Ia berharap, sebelum masa jabatan Bupati Barru berakhir, seluruh wilayah di Barru sudah terjangkau jaringan komunikasi.
“Harapan kita, tidak ada lagi daerah di Barru yang kesulitan akses sinyal. Ini bagian dari pemerataan pembangunan digital untuk masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Vice President Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Aris Setyo Utomo, menegaskan bahwa pembangunan BTS di Desa Harapan merupakan bentuk komitmen Telkomsel untuk menjawab aspirasi masyarakat dan dukungan langsung dari pemerintah daerah.
“Kami dari Telkomsel bangga bisa menghadirkan layanan digital di Desa Harapan. Ini tindak lanjut dari permintaan Ibu Bupati melalui Pak Ismail, agar masyarakat di wilayah ini bisa menikmati jaringan yang memadai,” ungkap Aris.
Ia menambahkan, Telkomsel berkomitmen memperluas jaringan di wilayah sekitar dengan menambah tiga titik site baru agar cakupan layanan semakin optimal dan merata.
Turut hadir dalam kegiatan peresmian BTS tersebut, Kadis Kominfo-SP Kabupaten Barru, GM PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan jajaran, Camat Tanete Riaja, Kepala Puskesmas Ralla, Kepala Desa Harapan, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.(**)





