RADARMAKASSAR.ID — Ribuan jamaah, santri, dan tamu undangan memadati kompleks Pondok Pesantren DDI Mangkoso Kampus 3 Bululampang, Rabu (6/8/2025), dalam rangkaian kegiatan Halaqah Nasional dan Peresmian Toserba Terpadu.
Acara ini juga dirangkaikan dengan tasyakuran 40 tahun kepemimpinan A.G. Prof. Dr. H. M. Faried Wadjedy, Lc., M.A., sekaligus peringatan Haul ke-40 Almarhum A.G.H. Amberi Said, ulama besar pendiri DDI Mangkoso.
Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., yang hadir mewakili Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kiprah DDI Mangkoso dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat.
“Cita-cita Gurutta Faried menjadikan DDI Mangkoso sebagai pesantren terbesar di kawasan Indonesia Timur, Insya Allah dapat kita wujudkan bersama. Kuncinya adalah komitmen kita semua untuk terus berkontribusi, baik dalam pengembangan pendidikan maupun pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Wakil Bupati di hadapan ribuan hadirin.
Abustan juga mengapresiasi inovasi pesantren dalam membangun Toserba Terpadu, yang dinilainya sebagai langkah konkret menuju kemandirian ekonomi lembaga pendidikan Islam, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada keluarga besar DDI yang terus konsisten menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus menggerakkan kemandirian ekonomi masyarakat,” sebutnya.
Acara yang berlangsung khidmat itu diisi dengan tausiah tasyakuran 40 tahun kepemimpinan Gurutta Faried Wadjedy oleh Dr. TGB. Zainul Majdi, Lc., M.A., Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Lombok sekaligus mantan Gubernur NTB periode 2008–2018.
Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh nasional dan ulama yang memberikan testimoni terkait sosok Gurutta Prof. H. M. Faried Wadjedy, di antaranya Dr. KH. Syairozi Dimyati (Pimpinan Ponpes Cabang Al Azhar), Dr. KH. Anas Al Hifli, S.E., M.Si. (Gus Anas) (Direktur Perekonomian Ponpes Sunan Drajat), serta H. Arham Basit, Lc., Ketua Umum PP IADI Mangkoso.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi refleksi kepemimpinan Gurutta oleh Dr. Fatmawati Hilal, salah satu alumni DDI Mangkoso, serta peresmian Toserba Terpadu oleh Hj. Fatimah Kalla, yang didampingi Imelda Yusuf Kalla mewakili H. M. Yusuf Kalla.
Dengan peresmian ini, DDI Mangkoso semakin menegaskan perannya sebagai pesantren besar yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai keislaman dan keilmuan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi berbasis umat.(**)






