Daerah  

Kopi Barru Siap Naik Kelas, Wabup Fokus Hilirisasi dan Pasar

Kopi Barru Siap Naik Kelas, Wabup Fokus Hilirisasi dan Pasar

RADARMAKASSAR – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, meninjau langsung lahan pertanaman kopi milik petani di Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Jumat (9/1/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sektor perkebunan rakyat, khususnya pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan daerah.

Dalam kunjungan itu, Abustan berdialog langsung dengan petani dan pengurus kelompok tani untuk mendengarkan berbagai kendala di lapangan, mulai dari perawatan tanaman, peningkatan produktivitas, hingga pemasaran hasil panen.

Menurutnya, kopi asal Pujananting memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi jika dikelola secara serius dan berkelanjutan.

“Pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor perkebunan rakyat, termasuk kopi, melalui peningkatan kualitas produksi, pendampingan teknis, dan sinergi lintas sektor,” ujar Abustan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barru juga fokus mendorong hilirisasi dan penguatan branding Kopi Barru agar produk kopi tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi mampu memberi nilai tambah lebih besar bagi petani.

Menurutnya, peningkatan kualitas pascapanen perlu terus dilakukan melalui pengolahan yang baik, standarisasi mutu, pengemasan, hingga sertifikasi produk agar mampu bersaing di pasar.

Selain itu, pemerintah daerah akan memperkuat branding Kopi Barru sebagai produk khas daerah yang memiliki karakter dan cita rasa tersendiri. Strategi tersebut dilakukan melalui promosi terintegrasi, pengembangan UMKM pengolah kopi, kemitraan usaha, serta perluasan akses pasar di tingkat regional maupun nasional.

Abustan juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan kelompok tani dan koperasi guna meningkatkan posisi tawar petani dalam rantai nilai industri kopi.

“Kita ingin Kopi Barru tidak berhenti di kebun, tetapi naik kelas melalui hilirisasi dan branding yang jelas sehingga memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi petani dan daerah,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Barru didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Camat Pujananting, dan Kapolsek Pujananting. Selain meninjau lahan kopi, rombongan juga mengawasi pemanfaatan bantuan bibit kopi yang bersumber dari APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus menjaga kualitas tanaman kopi yang dikembangkan petani. Pemerintah daerah juga memanfaatkan kunjungan tersebut sebagai ruang diskusi guna memastikan pendampingan lapangan berjalan optimal.

Langkah itu diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi petani di Kecamatan Pujananting.

Berdasarkan data lapangan, pertanaman kopi di Kecamatan Pujananting tersebar di enam desa dengan total luas sekitar 200 hektare yang dikelola oleh 11 kelompok tani. Sebarannya meliputi Desa Gattareng, Desa Pujananting, Desa Jangan-Jangan, Desa Bacu-Bacu, dan sejumlah desa lainnya di wilayah tersebut.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *