RADARMAKASSAR.ID — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Selatan, Darmawansyah Muin, menilai prestasi kontingen Sulsel mengalami penurunan dalam beberapa edisi Pekan Olahraga Nasional (PON).
Karena itu, KONI Sulsel menargetkan mengembalikan posisi Sulawesi Selatan ke 10 besar nasional pada pelaksanaan PON mendatang.
Hal tersebut disampaikan Darmawansyah usai menutup kejuaraan Gowa Indah Badminton Open Tournament 2026 di GOR Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sabtu (14/2/2026).
Darmawansyah, yang akrab disapa DM, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan atlet menuju PON.
“Sekarang ini kita melihat prestasi dari PON ke PON mengalami penurunan di Sulawesi Selatan. Sebelumnya Sulsel pernah bertahan di tujuh besar, namun kemudian turun hingga di luar 10 besar,” ujarnya.
Ia menegaskan, KONI Sulsel akan mengelola anggaran secara tepat, efisien, dan efektif guna memperkuat pembinaan atlet.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan olahraga di Sulsel untuk memperkuat kerja sama demi peningkatan prestasi.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mempercepat proses pembinaan dan meningkatkan kualitas latihan atlet agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Pada kesempatan tersebut, Darmawansyah juga menyampaikan bahwa KONI Sulsel memanfaatkan ajang Gowa Indah Open Tournament sebagai momentum memantau perkembangan cabang olahraga di bawah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), khususnya bulutangkis.
KONI Sulsel menargetkan cabang olahraga bulutangkis dapat menyumbangkan medali pada PON mendatang.
Namun, ia mengakui hingga saat ini Sulsel belum pernah meraih medali dari cabang bulutangkis sepanjang sejarah PON.
Meski demikian, KONI Sulsel tetap memasang target minimal satu medali pada PON berikutnya.
“Terima kasih kepada penyelenggara Gowa Indah Open Tournament. Saya berharap event ini bisa terus berlanjut setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet,” katanya.(**)






