Daerah  

Bupati Barru Dorong Investasi dan Pengembangan Kopi Unggulan di Forum PSBM 2026

Bupati Barru Dorong Investasi dan Pengembangan Kopi Unggulan di Forum PSBM 2026

RADARMAKASSAR.ID – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan bahwa Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVII Tahun 2026 menjadi forum strategis untuk mempertemukan jejaring bisnis, gagasan investasi, dan peluang kolaborasi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah berbasis potensi unggulan.

Di sela kegiatan yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Andi Ina mengatakan PSBM memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk membangun konektivitas langsung dengan para saudagar asal Sulawesi Selatan yang telah sukses di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, transformasi ekonomi daerah membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk peran diaspora Bugis Makassar dalam memperkuat investasi, hilirisasi sektor unggulan, serta menciptakan nilai tambah dari potensi lokal.

“PSBM bukan sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi momentum strategis untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan kapasitas jejaring dan investasi para saudagar. Kami berharap kontribusi nyata terus terbangun, termasuk untuk Kabupaten Barru,” ujar Andi Ina.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina juga menyoroti pengembangan sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi sebagai salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Barru. Komoditas kopi menjadi fokus utama seiring potensi agroklimat yang dimiliki wilayah dataran tinggi Barru.

Ia menjelaskan, Kecamatan Pujananting dan sejumlah wilayah lainnya memiliki karakteristik lahan yang sangat potensial untuk pengembangan kopi berkualitas. Saat ini, masyarakat setempat mulai mengembangkan budidaya kopi yang diarahkan menjadi kawasan sentra produksi.

Menurutnya, pengembangan kopi tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat rantai nilai mulai dari budidaya, pascapanen, hingga hilirisasi produk agar kopi Barru mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Barru juga terus mendorong dukungan lintas sektor, termasuk dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, guna memperkuat program pengembangan, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kapasitas petani.

“Insyaallah, kami optimistis kopi Barru dapat tumbuh menjadi komoditas unggulan daerah sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan yang berdaya saing,” katanya.

Amran Sulaiman Ajak Saudagar Perkuat Hilirisasi

PSBM XXVII secara resmi dibuka Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS), Andi Amran Sulaiman.

Dalam sambutannya, Amran menegaskan karakter petarung saudagar Bugis-Makassar harus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan swasembada pangan dan mempercepat hilirisasi industri nasional.

Ia memaparkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai angka tertinggi dalam sejarah Indonesia, yakni sekitar 4 hingga 5 juta ton. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kemampuan Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan.

Amran juga mengajak para saudagar untuk fokus pada hilirisasi komoditas unggulan. Ia menilai pengusaha Indonesia perlu mengolah bahan baku seperti kelapa dan crude palm oil (CPO) menjadi produk bernilai tambah tinggi agar mampu bersaing di pasar global.

Menutup sambutannya, Amran mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Bugis-Makassar, seperti Sipamase-mase (saling menyayangi) dan Sipakalebbi (saling menghormati), dalam membangun kolaborasi antara pengusaha dan pemerintah daerah.

“Jangan ada yang iri. Takdir tidak pernah tertukar. Mari berkolaborasi, jaga kampung kita, pimpin masyarakat, dan bawa Indonesia menjadi negara superpower melalui sektor pangan,” tegasnya yang disambut tepuk tangan peserta.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *