MAKASSAR, Radarmakassar.id – Kota Makassar kini memiliki destinasi wisata baru yang unik, Taro Waterpark CitraLand Tallasa City. Pembukaan ikon wisata ini ditandai dengan prosesi simbolis perobekan tiket raksasa dan pemotongan pita pada Sabtu (18/4) di Jalan Lingkar Barat Selatan.
Yadi Pratama Sutanto, Head of Estate Management CitraLand Tallasa City mengungkapkan, kolaborasi strategis dan pemenuhan janji fasilitas pembangunan Taro Waterpark merupakan hasil kolaborasi melalui skema joint operation (JO) antara CitraLand Tallasa City (Ciputra Group) dan FKS Land. Ini merupakan bagian dari komitmen pengembang untuk melengkapi kawasan hunian mandiri seluas 700 hektar tersebut dengan fasilitas publik yang mumpuni.
”Ini merupakan upaya kami untuk membayar janji kepada masyarakat. Kami hadir di sini bukan hanya sekadar menyediakan hunian, tetapi juga melengkapi kawasan ini dengan fasilitas terbaik bagi warga Kota Makassar,” ujarnya.
lanjut Yadi Pratama, Taro Waterpark mengusung konsep tematik yang bekerja sama dengan brand snack legendaris, FKS Food Sejahtera. Memberikan nuansa yang bagus untuk pertumbuhan anak, suasana seru dan nyaman yang belum pernah ada di waterpark manapun.
”Harapannya bisa memberikan kebahagiaan, memberikan kesan, pengalaman yang juga berbeda dan tidak kalah menariknya dengan waterpark di tempat yang lain,” imbuhnya.
Sukawati Wijaya, CFO FKS Food Sejahtera juga mengatakan, Taro Waterpark berbeda dengan waterpark pada umumnya, pengunjung akan diajak masuk ke “dunia nyata” dari petualangan karakter Taro Boy dan monyetnya, Si Pota.

Beberapa keunggulan tematik yang ditawarkan antara lain nuansa petualangan dengan desain yang mendorong anak-anak untuk berinteraksi, eksplorasi, dan belajar melalui suasana petualangan.
Penggunaan ornamen karakter Taro dan gurita yang dibuat dengan tingkat kedetailan tinggi. Secara visual, Taro Waterpark menawarkan pengalaman dan kesan visual yang diklaim belum pernah ada di waterpark lain manapun.
“Taro itu sudah menjadi bagian dari tumbuh kembang anak. Nah, jadinya kebayang Taro itu, nama Taro Boy itu Taro, monyetnya itu namanya Si Pota dan mereka memang berpetualang, eksplorasi, belajar jadi cocok banget dengan waterpark. Jadi waterpark-nya tematik, ada Taronya, ada guritanya, jadi itu kayak dibawa ke dunia nyata buat anak-anak, enggak sekedar waterpark. Bagaimana mereka berinteraksi, eksplor, petualang, jadi itu cocok banget sama Taro,” ungkapnya.
Dari sisi keamanan, Dimitri Tanudjaja selaku Chief Operating Officer FKS Land menekankan bahwa pembangunan fasilitas ini dilakukan secara serius dan tidak asal-asalan demi menjaga keberlanjutan jangka panjang. Aspek keselamatan anak menjadi prioritas utama dalam desain dan operasional. Konstruksi dipastikan tidak memiliki sudut atau ujung yang runcing untuk meminimalisir risiko cedera serta tim lifeguard disipkn di berbagai titik dengan prosedur penjagaan yang ketat.
“Sebelum membangun fasilitas, kita biasa berpikir tidak hanya membangun fasilitas saja karena ini kan boleh dibilang kota mandiri, juga moto kami “Heart of the East”. Jadi kita berpikir istilahnya kalau kita membangun sesuatu harus berkesinambungan dan juga melengkapi, dan istilahnya tidak asal-asalan. Jadi kalau misalkan kami membangun sesuatu pasti dipikirkan baik-baik dan kami juga memilih partner yang sangat strategis,” jelasnya.
Promo Tiket Launching
Taro Waterpark menyasar segmen keluarga muda, mulai dari anak-anak hingga remaja. Guna menarik minat pengunjung pada masa pembukaan, pihak pengelola memberikan promo harga tiket masuk sebesar Rp25.000.
Promo berlaku selama dua hingga tiga minggu pertama sejak hari peluncuran. Setelah masa promo berakhir, harga tiket akan mengalami penyesuaian, namun tetap dengan mempertimbangkan keterjangkauan bagi masyarakat luas.
“Kita berharap setting harga ini pun kita sudah mempertimbangkan dari segi affordabilitynya,” pungkasnya. (jr)






