UMI Ambil Peran di Rakornas ALPTKSI 2026, Perkuat Arah Pendidikan Nasional

Wakil Rektor I UMI, Prof. Dr. Ir. H. Dirgahayu A. Lantara, M.T., IPM., ASEAN Eng., bersama Dekan Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) UMI, Dr. Hj. Nurjannah Abna, S.S., M.Pd., saat hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Penyelenggara Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) 2026 yang berlangsung di Senayan, Jakarta, 22-23 April 2026.

Jakarta, Radarmakassar.id — Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan pendidikan tinggi nasional melalui partisipasi aktif pada Rapat Koordinasi Nasional Forum Penyelenggara Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) 2026 yang berlangsung di Senayan, Jakarta, 22-23 April 2026.

Kehadiran Wakil Rektor I UMI, Prof. Dr. Ir. H. Dirgahayu A. Lantara, M.T., IPM., ASEAN Eng., bersama Dekan Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) UMI, Dr. Hj. Nurjannah Abna, S.S., M.Pd., bukan sekadar representasi institusi, tetapi bagian dari langkah strategis UMI dalam memperkuat posisi dan kontribusi perguruan tinggi swasta dalam pengembangan pendidikan tenaga kependidikan di Indonesia.

Dalam keterangannya, Wakil Rektor I UMI menegaskan bahwa kehadiran UMI dalam Rakornas ALPTKSI bukan hanya untuk mengikuti agenda, tetapi untuk mengambil peran dalam memperkuat arah pendidikan nasional.

“UMI tidak sekadar hadir dalam forum ini, tetapi datang dengan semangat untuk memperkuat masa depan pendidikan tenaga kependidikan di Indonesia. Forum seperti ALPTKSI menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan solusi atas tantangan pendidikan yang terus berkembang,” tegasnya.

Menurutnya, forum ini memiliki makna penting dalam membangun kesamaan arah antar perguruan tinggi, khususnya dalam meningkatkan mutu akademik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menyiapkan lulusan tenaga kependidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Sejalan dengan itu, Dekan FSIKP UMI, Dr. Hj. Nurjannah Abna, S.S., M.Pd., menegaskan bahwa Rakornas ALPTKSI menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi akademik dan jejaring kelembagaan.

“Forum ini bukan hanya ruang koordinasi, tetapi ruang belajar bersama. Di sinilah kita membaca arah masa depan pendidikan tenaga kependidikan, memperkuat kolaborasi, dan menyerap praktik-praktik terbaik yang dapat kita adaptasi di lingkungan UMI,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan pendidikan tenaga kependidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan sinergi, keterbukaan, dan kesiapan institusi dalam merespons perubahan.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran UMI tidak berhenti pada seremonial, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan mutu lulusan, memperkuat kelembagaan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pendidikan nasional,” tambahnya.

ALPTKSI: Forum Strategis Penguatan Pendidikan Tenaga Kependidikan

Rakornas ALPTKSI 2026 menjadi forum nasional yang mempertemukan pimpinan perguruan tinggi penyelenggara pendidikan tenaga kependidikan swasta dari seluruh Indonesia.

Forum ini dimanfaatkan untuk Memperkuat koordinasi antar institusi, Menyatukan pandangan dalam pengembangan pendidikan, Membahas tantangan dan peluang pendidikan tenaga kependidikan ke depan, Mendorong peningkatan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan

Kegiatan ini dibuka oleh Wamen kemendiktisaintek, Prof.Dr. Fauzan, M.Pd., Yang juga Hadir narasumber Wakil Menteri Kemendiktisaintek, serta para pemangku kebijakan pendidikan tinggi

Keikutsertaan UMI dalam Rakornas ALPTKSI menegaskan satu hal penting: UMI tidak hanya tumbuh sebagai institusi pendidikan, tetapi hadir aktif dalam jejaring nasional, menguatkan sistem dan memberi dampak nyata bagi masa depan pendidikan Indonesia.

Sebagai perguruan tinggi dengan komitmen pada penguatan mutu, integrasi keilmuan dan nilai, serta keterlibatan aktif dalam forum strategis nasional, UMI terus memperluas perannya dalam membangun pendidikan tinggi yang adaptif, unggul, dan berdaya saing global. UMI Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, Kampus Bereputasi dan Berdampak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *