Makassar, Radarmakassar.id – Estafet kepenguran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Institute Sulawesi Selatan masa bakti 2026-2027 resmi dimulai. Sebanyak 113 pengurus dikukuhkan dalam prosesi pelantikan khidmat yang digelar di Hotel Maxone, pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Di bawah kepemimpinan M. Yusuf Sirajuddin, HIPMI Institute menegaskan arah baru organisasi melalui tagline strategis “Skill Up Founder-nya, Scale Up Bisnisnya”. Filosofi ini menitikberatkan pada pengembangan kapasitas personal pengusaha sebagai kunci utama pertumbuhan ekonomi.
“Kami berfokus pada bagaimana pengusaha-pengusaha itu bertumbuh dulu secara skill. Ketika foundernya berkembang, otomatis bisnisnya akan ikut bertumbuh,” ujar Yusuf usai pelantikan.
HIPMI Institute Sulsel telah menyiapkan peta jalan pendidikan bagi calon pengusaha yang terbagi dalam jalur formal dan informal. Di sektor formal, organisasi ini akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi.
“Kami akan melakukan MoU dengan universitas, seperti Unismuh dan UC. Tujuannya adalah memberikan wadah bagi mahasiswa agar saat lulus, orientasi mereka bukan lagi mencari kerja, melainkan menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.
Tak sekadar menjalankan program kerja, HIPMI Institute juga berencana menghadirkan program fisik berupa Institute Hub. Ini diproyeksikan menjadi ekosistem enabler bagi para pengusaha muda untuk dibina dengan kurikulum yang komprehensif.
Sebagai langkah konkret, pengurus akan segera menggelar Rapat Kerja (Raker) dalam waktu dekat untuk menyusun strategi dan mematangkan program-program unggulan.
Program Inklusif. Guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Yusuf menjelaskan bahwa program-program yang ditawarkan akan bersifat berjenjang. Program gratis, tersedia kelas-kelas dasar bagi masyarakat umum dan seri podcast inspiratif. Program podcast ini akan menghadirkan para local hero, pengusaha sukses asal Sulawesi Selatan untuk berbagi perjalanan bisnis mereka.
Selain itu akan ada program eksklusif. Dimana tersedia pelatihan intensif yang lebih profesional dengan menghadirkan pemateri berskala nasional bagi pengusaha yang ingin naik kelas secara signifikan.
“Harapan kami, anak muda tidak hanya berpikir bagaimana mencari kerja. Inilah saatnya kita yang membuka lapangan pekerjaan,” tutup Yusuf dengan optimis.

Sementara itu, Ketua Banom BPP HIPMI Institute, Rizka Gita Miranti mengapresiasi kerja nyata HIPMI Institute Sulsel. Ia menyebut telah melakukan tugas yang sangat baik, terbukti dengan bayaknya calon pengurus yang mendaftar sampai 500 orang dan memecahkan rekor pengurus yang dilantik yaitu 113 orang.
Rizka juga menyampaikan bahwa HIPMI Institut Pusat sudah bekerja sama dengan banyak institusi internasional sesuai dengan arahan pendiri HIPMI bahwa HIPMI harus berskala global bisnisnya, menjadi the next konglomerat untuk membangun ekonomi negara.
“Maka dari itu program-program Hipmi Institut Nasional itu banyak bekerja sama dengan institusi global untuk membawa benefit untuk menaikkan capacity building pengusaha HIPMI,” tambahnya.
Rizka menekankan juga bahwa HIPMI Institute fokusnya adalah di pengusahanya. Capacity building pengusahanya. Dari soft skills seperti leadership skills, public speaking skills, English skills. Kita harus bisa cepat dan sigap menerima kesempatan investor asing karena penting untuk pertumbuhan ekonomi kita dan juga technical skills seperti finance,” jelasnya.
Ia berharap dengan adanya HIPMI Institut Sulawesi Selatan di center point of Indonesia ini, menjadi angin segar.
“Kepemimpinan yang sangat hebat dari Ketua Yusuf sebagai Ketua Hipmi Institut dan juga Ketum Amar sebagai Ketum BPD Sulsel dalam support kemajuan pendidikan dan capacity building pengusaha muda di Sulawesi Selatan. Harapannya bisa menginspirasi seluruh daerah di Indonesia,” pungkas Rizka.






