JENEPONTO, RADAR MAKASSAR.ID – Ketua KNPI Sulawesi Selatan, Fadel Muhammad Tauphan Ansar, menghadiri Lomba Balap Perahu Nelayan Bahagia yang digelar KNPI Sulsel bersama DPD KNPI Jeneponto dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan pesisir Jeneponto tersebut tidak hanya menghadirkan tontonan yang meriah, tetapi juga menjadi ruang bagi nelayan untuk menunjukkan potensi sekaligus kebanggaan masyarakat pesisir Turatea.
Fadel melihat langsung antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut. Puluhan lapak UMKM tumbuh di sepanjang kawasan pantai, menawarkan berbagai produk olahan yang dibuat oleh warga, termasuk keluarga nelayan.
Menurutnya, semarak perlombaan di laut turut memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat di darat. Ketika perahu-perahu nelayan berpacu di laut, para pelaku UMKM juga mendapatkan ruang untuk meningkatkan pendapatan.
“Harapan kami, nelayan tidak hanya mahir melaut, tapi juga berdaya dan sejahtera. Dari Jeneponto kita buktikan bahwa jaya di laut, sejahtera di pesisir bukan sekadar slogan,” nya.
Fadel yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan berharap semangat “Nelayan Bahagia” dapat terus dikembangkan dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mempromosikan potensi wisata bahari Jeneponto.
Dalam kesempatan tersebut, Fadel juga bersama Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, mendorong agar kegiatan yang melibatkan nelayan dan masyarakat pesisir dapat terus digelar secara berkelanjutan.
Ia menilai kolaborasi antara KNPI, pemerintah daerah, masyarakat dan pelaku UMKM menjadi penting untuk menciptakan ekosistem pesisir yang produktif, mandiri dan memiliki daya tarik wisata.
“Semangat Nelayan Bahagia harus terus tumbuh. Kita ingin nelayan semakin berdaya, UMKM pesisir semakin kuat dan pariwisata bahari Jeneponto semakin dikenal,” katanya.
Fadel menegaskan, momentum peringatan HUT ke-81 RI harus menjadi ruang untuk menumbuhkan optimisme serta memperkuat ekonomi masyarakat dari berbagai sektor, termasuk sektor kelautan dan UMKM.
“Dirgahayu Indonesia ke-81. Jaya di laut, sejahtera di pesisir,” pungkasnya.(*)





