UMKM Clemira Jawara Lokal J&T Express Sulsel

Owner dan Founder dari UMKM Clemira (PT Clemira Sukses Bersama), Sumarni (kiri) saat menerima penghargaan sebagai Jawara Lokal J&T Ekspres Sulsel.

Makassar, Radarmakassar.id – UMKM Clemira terpilih sebagai salah satu Jawara Lokal J&T Express Sulawesi Selatan dalam program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang digelar J&T Express bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia.

Clemira menjadi satu dari lima UMKM terpilih setelah melewati proses seleksi yang melibatkan puluhan pelaku usaha di Sulawesi Selatan. Empat UMKM lainnya yakni Mariqi Cake and Snack (Chococawa), Sukmajahe, Kandora Coffee, dan Bunda Alif.

Program Jawara Lokal merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari jadi ke-11 J&T Express yang jatuh pada 20 Agustus 2026. Makassar menjadi kota pertama yang menjadi proyek percontohan program tersebut sebelum diperluas ke empat kota lainnya.

Public Relations J&T Express, Febe Santoso, mengatakan antusiasme pelaku UMKM di Makassar untuk mengikuti program ini cukup tinggi. Tercatat sekitar 60 hingga 70 UMKM mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi.

“Di 10 besar itu kami interview satu-satu, kemudian menjadi lima besar,” kata Febe.

Proses kurasi dilakukan bersama Kementerian UMKM dan dinas terkait dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, mulai dari lama usaha berjalan, karakteristik produk, hingga potensi pengembangan bisnis.

Salah satu pertimbangan utama ialah kemampuan produk untuk dipasarkan dan didistribusikan melalui layanan ekspedisi. Hal ini sejalan dengan peran J&T Express dalam mendukung rantai distribusi produk UMKM kepada konsumen.

“Karena kami juga dari perusahaan pengiriman barang, salah satu indikatornya adalah barang yang dia jual itu bisa dikirim menggunakan ekspedisi,” ujarnya.

Kelima UMKM terpilih mendapatkan dukungan pengembangan usaha berupa dana sebesar Rp15 juta untuk setiap pemenang, akses layanan VIP J&T Express, dukungan promosi, serta pendampingan terkait pengiriman, pengemasan, dan distribusi produk.

Selain itu, para jawara memperoleh diskon ongkos kirim sebesar 30 persen selama satu tahun. Produk mereka juga berpeluang mendapatkan eksposur melalui aplikasi J&T Express, media, dan berbagai kanal komunikasi perusahaan.

Manager Public Affairs J&T Express, Adriansyah Halim, mengatakan UMKM memiliki posisi penting dalam ekosistem bisnis perusahaan, terutama karena banyak pelaku usaha memanfaatkan layanan logistik untuk menjangkau konsumen di berbagai daerah.

“UMKM memiliki peran penting dalam ekosistem J&T Express, karena banyak pelaku usaha menggunakan layanan logistik kami, untuk mendistribusikan produknya kepada konsumen,” kata Adriansyah.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM RI, Ari Anindya Hartika, menilai kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi salah satu kunci untuk mendorong UMKM naik kelas.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan pengembangan skala usaha, meningkatkan eksposur produk, serta memperluas akses distribusi dan pasar.

Melalui program Jawara Lokal, J&T Express berharap pemberdayaan UMKM tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan finansial. Edukasi logistik, konsultasi pengiriman dan pengemasan, pendampingan penggunaan layanan ekspedisi, serta dukungan promosi diharapkan mampu memperkuat daya saing para pelaku usaha.

Terpilihnya Clemira bersama empat UMKM lainnya menjadi peluang untuk memperluas jangkauan pemasaran produk lokal Sulawesi Selatan. Dengan dukungan pendanaan dan layanan logistik, para jawara diharapkan semakin siap mengembangkan usaha dan menembus pasar nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *