radarmakassar, MAROS — Andi Patarai Amir mengantongi 19 dukungan dari 14 kecamatan serta organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Golkar Maros. Dukungan tersebut dibawa legislator Sulsel itu saat mengembalikan formulir pendaftaran di Kantor Golkar Maros, Selasa (27/10/2026).
Patarai datang bersama para pendukungnya, termasuk pimpinan sejumlah organisasi pendiri dan sayap Partai Golkar. Kedatangannya diterima langsung Panitia Pengarah (SC) Musda XI Golkar Maros bersama panitia pelaksana.
Bermodal 19 dukungan tersebut, Patarai berpeluang melanjutkan kepemimpinannya di Golkar Maros. Politikus yang akrab disapa Andi Aso itu sebelumnya pernah memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut. Jabatan ketua kemudian dipegang oleh mantan Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari.
Meski mengantongi dukungan mayoritas, penetapan calon tetap mengikuti tahapan dan mekanisme Musda. Panitia juga akan memverifikasi dukungan yang diserahkan setiap bakal calon.
Dalam sesi wawancara, mantan Ketua DPRD Maros itu turut memaparkan target politiknya untuk Pemilu 2029. Dia membidik penambahan minimal dua kursi DPRD agar perolehan Golkar Maros meningkat dari enam menjadi delapan kursi.
“Kita realistis saja. Setidaknya kita menambah kursi. Yah minimal 2 kursilah,” kata Patarai.
Menurutnya, target tersebut harus dibarengi kerja nyata kader di tengah masyarakat. Kader dan calon legislatif Golkar diminta aktif turun ke lapangan, mendengarkan keluhan warga, serta menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Adapun peluang maju pada Pilkada 2029 belum menjadi prioritasnya. Patarai memilih menunggu kepastian regulasi pemilu dan pilkada yang masih dibahas.
“Yah kalau soal itu (Pilkada) kita menunggu dulu regulasinya. Intinya saya ingin fokus dulu memperkuat dan meningkatkan perolehan kursi Golkar di Pemilu 2029,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Maros, Rudi Hartono, mengatakan terdapat dua bakal calon yang telah mengambil formulir pendaftaran. Namun, hingga Selasa siang, baru Patarai yang mengembalikan formulir.
Rudi mengatakan, dukungan yang diserahkan setiap bakal calon akan diverifikasi untuk memastikan keabsahannya, termasuk mengantisipasi adanya dukungan ganda.
“Kalau double berarti kita harus verifikasi yang mana benar. Itulah yang nanti menjadi salah satu persyaratan dan pertimbangan steering committee untuk menetapkan calon yang akan maju di Musda tanggal 2,” katanya.
Dia menyebutkan, syarat minimal dukungan untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Golkar Maros adalah lima dukungan.
Musda XI DPD II Partai Golkar Maros dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2026.






