Terobosan Baru! Konsep Sport–Entertainment Ruang Suara Ramaikan Summercon Makassar

RADARMAKASSAR.ID — Founder Ruang Suara, Syukur Muhammad, mengumumkan rencana penyelenggaraan konser indoor perdana yang akan digelar di Sumercon Convention Center, Kota Makassar, Sulsel pada 29 Maret mendatang. 

Event ini diklaim menjadi konser pertama yang digelar di venue tersebut dengan konsep kolaborasi sport dan entertainment. Syukur mengatakan pihaknya sengaja memilih lokasi tersebut untuk menghadirkan pengalaman konser yang berbeda dari format umum yang biasanya digelar di ruang terbuka.

“Kami ingin membuat event Ruang Suara di tempat ini karena menawarkan konsep yang berbeda. Ini menjadi konser pertama yang digelar di Suntareko dengan format indoor eksklusif,” ujarnya dalam keterangan yang diperoleh, Ahad (15/2/2026).

Menurutnya, gedung tersebut memiliki kapasitas hingga sekitar 8.000 orang untuk kategori standing, serta didukung fasilitas ruang VIP dan area pendukung bagi penampil maupun tamu undangan. Konser dijadwalkan berlangsung hingga 10 jam, dibagi dalam dua segmen utama.

Pada sesi sore pukul 15.00–18.00, panitia menghadirkan konsep ‘sport pavement’ yang memadukan aktivitas olahraga komunitas dengan hiburan. Sejumlah cabang dan aktivitas olahraga komunitas akan ditampilkan bersamaan dengan penampilan musik pembuka serta tenant UMKM dan sponsor.

Memasuki malam hari pukul 19.00–22.00, acara berlanjut dengan konser musik utama yang dikemas dengan konsep visual indoor. Panitia menyiapkan tata panggung berbasis teknologi LED dan lighting dengan pendekatan seperti produksi program televisi untuk menciptakan pengalaman visual yang imersif.

Konser musik Ruang Suara Vol.1 ini akan menghadirkan penampilan spesial dari Rumah Sakit, Idgitaf dan Lomba Sihir. Selain itu, acara juga akan melibatkan penampilan komunitas serta grup pelajar, termasuk band sekolah yang sebelumnya meraih prestasi lomba tingkat kota. Sejumlah komunitas olahraga dan hobi juga dijadwalkan ikut serta melalui agenda tur dan konvoi menuju lokasi acara.

Terkait pemilihan konsep indoor, Syukur menilai format tersebut menawarkan nilai eksklusivitas dan kendali produksi yang lebih baik dibanding konser outdoor.

“Indoor memberi pengalaman yang lebih terkontrol, baik dari sisi visual, tata suara, maupun kenyamanan penonton. Memang belum sepopuler outdoor, tapi justru itu yang ingin kami perkenalkan,” katanya.

Ia menambahkan target penonton tidak dibatasi hanya untuk kalangan anak muda, melainkan terbuka bagi berbagai kelompok usia dan komunitas. Panitia menilai tren musik dan aktivitas komunitas saat ini bersifat lebih universal dan dapat dinikmati lintas segmen.

Penyelenggara berharap konsep gabungan olahraga dan hiburan ini dapat menjadi model baru penyelenggaraan konser indoor di Semarang dan kota-kota lain ke depan.(fdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *