Makassar, Radarmakassar.id — Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Sulawesi Selatan menggelar kegiatan sosialisasi sertifikasi HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) serta Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000:2018 bagi para pelaku usaha Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pengusaha dapur MBG mengenai pentingnya standar keamanan pangan, higienitas, serta kualitas produksi makanan yang aman dan layak konsumsi bagi masyarakat.
Ketua Umum GAPEMBI Sulsel, Nurdin Beta, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah nyata organisasi dalam mendorong peningkatan mutu pelayanan dapur MBG di Sulawesi Selatan.
“Acara ini kita lakukan sosialisasi terkait pentingnya peningkatan mutu dan kualitas produksi dapur MBG yang higienis dan teruji tepat dalam proses pelayanan MBG,” ujar Nurdin Beta usai membawakan materi di Hotel Swiss-belhotel Panakukkang Makassar, Selasa 12 Mei 2026.
Menurutnya, GAPEMBI ingin memastikan seluruh proses produksi makanan yang dilakukan mitra MBG dapat berjalan sesuai standar keamanan pangan yang berlaku agar terhindar dari berbagai risiko, termasuk kasus keracunan makanan.
“Hal ini GAPEMBI lakukan untuk membantu MBG terhindar dari risiko kasus keracunan dengan memastikan setiap makanan yang disajikan aman, halal, dan higienis sesuai standar yang berlaku,” lanjutnya.
Selain itu, GAPEMBI juga berupaya memfasilitasi dan memediasi para pengusaha MBG di seluruh wilayah Sulawesi Selatan agar semakin memahami pentingnya sertifikasi keamanan pangan, khususnya HACCP.
“Sekaligus GAPEMBI memediasi rekan-rekan pengusaha MBG di seluruh wilayah Sulawesi Selatan untuk menyadari pentingnya dilakukan sertifikasi HACCP,” tambahnya.
Nurdin Beta juga mendorong seluruh SPPG di Sulawesi Selatan agar segera melengkapi berbagai persyaratan administrasi dan standar usaha yang dibutuhkan, termasuk sertifikasi halal, SLHS, dan HACCP.
“Nurdin Beta mendorong seluruh SPPG di Sulawesi Selatan untuk melengkapi apa yang menjadi syarat yang harus dipenuhi, termasuk sertifikasi Halal, SLHS, dan HACCP,” tutupnya.(*)






