RADARMAKASSAR.ID — PT BYD Motor Indonesia (BYD) melanjutkan inisiatif edukasi bertajuk Technology Roadshow of Future Mobility & Innovation Showcase di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “BYD Goes to Campus” yang sebelumnya telah digelar di Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Acara yang berlangsung pada Kamis (6/11) itu menjadi langkah strategis BYD dalam memperluas jangkauan edukasi mengenai teknologi kendaraan listrik dan energi baru di kawasan timur Indonesia.
Kegiatan diadakan di Lecture Theater Auditorium 01 Gedung CSA serta area Parkir COT–CSA, dan dihadiri civitas akademika Unhas dari berbagai fakultas.

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan bahwa BYD berkomitmen untuk memperkenalkan teknologi energi terbarukan kepada generasi muda.
“Melalui kegiatan seperti Technology Roadshow di Universitas Hasanuddin, kami ingin menginspirasi mahasiswa agar menjadi bagian dari transformasi menuju ekosistem mobilitas yang lebih hijau dan inklusif di Indonesia,” ujarnya.
Zhao menjelaskan, hingga kini BYD telah beroperasi di lebih dari 117 negara dengan penjualan global mencapai 14,2 juta unit kendaraan listrik (New Energy Vehicle/NEV).
Inovasi tersebut telah membantu mengurangi lebih dari 114 miliar kilogram emisi CO₂, setara dengan penanaman 1,84 miliar pohon.
Ia menegaskan bahwa kehadiran BYD di Indonesia tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk, tetapi juga berbagi visi tentang pembangunan berkelanjutan.
Sejak masuk pasar nasional pada 2024, BYD telah meluncurkan tujuh lini kendaraan penumpang dan mencatatkan penjualan lebih dari 37.800 unit hingga Oktober 2025.
Capaian ini menempatkan BYD sebagai salah satu pemimpin pasar kendaraan listrik dengan pangsa lebih dari 50 persen di segmennya.
“Kami ingin menumbuhkan semangat dan pemahaman generasi muda tentang pentingnya inovasi berkelanjutan. Masa depan inovasi dimulai dari tempat seperti kampus, di mana ide dan mimpi bisa diwujudkan menjadi kenyataan,” tambah Zhao.
Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T., M.T., IPM., AER., menyambut positif kegiatan tersebut.
“Inisiatif BYD sejalan dengan komitmen Unhas dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan transisi menuju energi bersih di Indonesia, khususnya di wilayah timur,” ujarnya.
Dalam kegiatan bertema Future Mobility & Innovation Showcase ini, BYD memperkenalkan berbagai inovasi teknologi, antara lain platform kendaraan listrik e-Platform 3.0, sistem penggerak 8-in-1 powertrain, baterai inovatif Blade Battery, serta sistem suspensi cerdas DiSus.

Mahasiswa juga mengikuti sesi berbagi pengetahuan mengenai tren global kendaraan listrik dan peran teknologi dalam mengurangi emisi karbon.
Selain sesi edukasi, acara ditutup dengan uji kendara (test drive) di area parkir kampus. Peserta berkesempatan menjajal berbagai model kendaraan listrik BYD seperti ATTO 1, SEAL, SEALION 7, M6, dan ATTO 3.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan, sesi tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai performa dan teknologi kendaraan listrik.
“Kami senang melihat antusiasme mahasiswa dan dosen dalam mencoba berbagai simulasi uji seperti test bump dan agility test. Mereka bisa merasakan kenyamanan, efisiensi, dan kelincahan kendaraan listrik secara nyata,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BYD menegaskan komitmennya untuk mendorong edukasi dan kolaborasi antara industri dan dunia akademik dalam membangun masa depan mobilitas hijau di Indonesia.(**/rik)


