RADARMAKASSAR.ID – Kabupaten Maros untuk pertama kalinya menggelar event esport berskala besar melalui turnamen Bupati Maros Cup Esport 2025.
Kompetisi tersebut berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 28–29 November 2025, di Gedung Serbaguna Pemkab Maros. Ajang ini merupakan kolaborasi Esport Indonesia (ESI) Maros bersama KONI Maros.
Sebanyak 406 peserta dari berbagai daerah ambil bagian dalam lima kategori gim: Mobile Legends (32 skuad), PUBG Mobile (12 skuad), Free Fire (36 skuad), E-Football (32 pemain), dan Magic Chess (32 pemain).
Panitia menyebut jumlah pendaftar membludak sejak pendaftaran dibuka beberapa minggu lalu.
Bupati Maros, Chaidir Syam, membuka secara resmi turnamen tersebut.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Maros mendukung penuh perkembangan industri dan kompetisi esport sebagai wadah pembinaan prestasi generasi muda.
“Pemerintah tentu sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya mengembangkan minat dan bakat anak-anak remaja kita, khususnya di bidang esport yang semakin diminati,” ujar Chaidir.
Ia menambahkan bahwa gelaran ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan serta mampu melahirkan atlet esport profesional yang dapat mengharumkan nama Maros di berbagai tingkat kompetisi.
Ketua ESI Maros yang juga Ketua DPRD Maros, Muhammad Gemilang Pagessa, mengungkapkan bahwa total hadiah yang diperebutkan peserta mencapai Rp 25 juta, lengkap dengan piala dan sertifikat.
Menurut Gemilang, tingginya jumlah peserta dan padatnya area penonton menunjukkan bahwa esport semakin diterima sebagai cabang olahraga potensial di kalangan generasi muda.
“Ini bukti bahwa anak-anak muda Maros punya minat besar di dunia esport. Semoga turnamen ini menjadi pintu lahirnya atlet esport profesional dari Maros,” tuturnya.
Sejak hari pertama, ratusan penonton memadati arena pertandingan untuk menyaksikan jalannya kompetisi secara langsung.
Panitia menargetkan, jika antusiasme tetap tinggi, turnamen ini akan digelar dengan skala lebih besar pada tahun-tahun mendatang.(bak/rik)






