Metro  

Pemkot Makassar Rancang Program Insentif bagi Warga yang Aktif Berolahraga

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di dampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dan Sekda Makassar Andi Zulkifly dalam meberikan keterangan pers di Balai Kota, Makassar, Senin (20/4).

MAKASSAR, Radarmakassar.id – Pemerintah Kota Makassar tengah merancang program inovatif untuk meningkatkan kebugaran warganya. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengumumkan rencana pemberian insentif atau reward bagi masyarakat yang aktif berolahraga secara rutin, seperti jalan kaki, jogging, hingga bersepeda.

​Program ini bertujuan untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus memastikan warga tetap aktif bergerak setiap hari di tengah hiruk-pikuk kota.

​Munafri mengungkapkan bahwa platform digital sedang disiapkan untuk memantau aktivitas fisik warga. Nantinya, akan ada standar jumlah langkah tertentu yang harus dicapai oleh peserta setiap harinya.

​”Kita akan menentukan berapa langkah setiap hari, misalnya 10 ribu, 12 ribu, hingga 15 ribu langkah. Ini akan diakumulasi selama satu bulan, dan mereka yang konsisten akan berkesempatan mendapatkan reward melalui mekanisme undian,” ujarnya kepada media di Balai Kota, Makassar, Senin (20/4).

​Mengenai teknis pelaksanaan dan bentuk insentifnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar akan memberikan penjelasan lebih rinci dalam waktu dekat, termasuk mengenai aplikasi yang akan digunakan.

​Tak hanya sekadar berolahraga, program ini memiliki dimensi sosial dan infrastruktur. Para pejalan kaki diharapkan menjadi “agen pemerintah” yang ikut mengawasi kondisi fasilitas publik di Makassar.

​Masyarakat yang sedang beraktivitas di jalanan dapat langsung melaporkan kondisi jalur pedestrian atau fasilitas jalan yang rusak melalui platform Lontara.

​”Jadi sambil jalan melihat lokasi di tengah kota, mereka bisa langsung melaporkan posisi pedestrian yang ada. Aduan tersebut akan terintegrasi dalam satu aplikasi yang didukung oleh Lontara,” tambahnya.

​Munafri menegaskan bahwa aktivitas ini tidak terbatas pada lokasi atau titik tertentu. Warga bebas melakukan olahraga di mana saja di wilayah Kota Makassar. Program ini diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat bergerak masyarakat sekaligus memperbaiki sistem pengaduan layanan publik agar lebih responsif dan tepat sasaran. (jr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *