Bosowa Education Perkuat Tata Kelola Berkelanjutan Lewat Lokakarya Nasional

Kegiatan Lokakarya nasional yang diselenggarakan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP PTSI), berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 29–30 April 2026, di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara Jakarta.

Jakarta, Radarmakassar.id -Komitmen Bosowa Education dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi berkelanjutan kembali ditunjukkan melalui partisipasi aktif pada Loka Karya Capacity Building bertema Penguatan Tata Kelola Yayasan/Badan Penyelenggara untuk Mewujudkan Perguruan Tinggi Swasta yang Unggul, Akuntabel, dan Berkelanjutan.

Kegiatan nasional yang diselenggarakan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP PTSI) ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 29–30 April 2026, di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara Jakarta.

Bosowa Education melalui Yayasan Aksa Mahmud menghadirkan delegasi strategis yang terdiri atas Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud Asrul Hidayat, Head of HR-GA Darmawan, Head of Marketing and Communication Andi Erwin Nuryadin, serta Head of Finance and Accounting Asriani Saleh. Kehadiran jajaran pimpinan ini mencerminkan keseriusan Bosowa Education dalam mengadopsi praktik tata kelola modern yang adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi nasional.

Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat, menegaskan bahwa penguatan kapasitas badan penyelenggara merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas institusi pendidikan.

“Bosowa Education memandang tata kelola yang profesional dan akuntabel sebagai fondasi utama dalam membangun perguruan tinggi unggul. Forum nasional seperti ini sangat strategis untuk memperkaya perspektif, memperluas jejaring, serta merumuskan langkah transformasi ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Head of HR-GA Bosowa Education, Darmawan, menilai pengembangan sumber daya manusia harus berjalan selaras dengan penguatan sistem kelembagaan.

“Keunggulan institusi tidak hanya ditentukan oleh sarana, tetapi juga oleh kualitas SDM dan budaya kerja yang adaptif. Karena itu, kami terus mendorong peningkatan kapasitas internal agar Bosowa Education mampu menjawab tantangan masa depan,” tuturnya.

Head of Marketing and Communication Bosowa Education, Andi Erwin Nuryadin, menambahkan bahwa reputasi lembaga pendidikan lahir dari tata kelola yang kuat dan komunikasi yang terpercaya.

“Ketika sistem organisasi sehat dan visi institusi berjalan konsisten, maka kepercayaan publik akan tumbuh secara alami. Itulah yang terus kami bangun di Bosowa Education melalui inovasi, transparansi, dan kolaborasi,” jelasnya.

Melalui keikutsertaan dalam lokakarya nasional ini, Bosowa Education kembali menegaskan posisinya sebagai ekosistem pendidikan yang progresif dan visioner. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat peran Bosowa Education dalam menghadirkan perguruan tinggi swasta yang unggul, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *