PINRANG, RADAR MAKASSAR.ID– Anggota nggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat Muhtadin, merampungkan pelaksanaan pengawasan APBD di Dapil IX yang meliputi Kabupaten Pinrang dan Sidenreng Rappang (Sidrap) yang di laksanakan 22-24 April 2026.
Anggota DPRD Sulawesi Selatan Muhtadin menegaskan pentingnya pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan di setiap daerah pemilihan (dapil). Langkah ini dilakukan untuk memastikan anggaran yang dikucurkan pemerintah provinsi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengawasan dilakukan terhadap program yang dikerjakan langsung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan maupun yang dialokasikan ke kabupaten kota yang ada di Sulawesi Selatan,” ucapnya.
Adapun aspirasi masyarakat paling dominan di Dapil IX berasal dari sektor pertanian. Kedua kabupaten ini Kabupaten Sidrap dan Pinrang dikenal sebagai daerah penghasil padi dan beras yang menjadi penyangga pangan nasional.
Menurutnya, usulan yang paling sering disampaikan masyarakat adalah perbaikan jalan tani untuk mendukung aktivitas pertanian. Di Kabupaten Pinrang sendiri, hampir seluruh dari 12 kecamatan telah tersentuh program pembangunan yang berkaitan dengan sektor pertanian.
Akan tetapi menurutnya Kabupaten Pinrang memiliki luas lahan sawah sekitar 60 ribu hektare, sehingga sebagian besar kecamatan menggantungkan aktivitas ekonomi pada sektor pertanian sehingga masih perlu perhatian.
“Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyalurkan berbagai bantuan pertanian, seperti traktor dan hand sprayer. Bantuan tersebut dipastikan tersalurkan kepada masyarakat melalui kelompok tani dan tahun 2026 kami kembali akan mengawal aspirasi masyarakat, ” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Kunjungan lapangan juga dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan secara optimal. Salah satunya di Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, yang disebut telah menunjukkan perkembangan positif dengan realisasi program mencapai sekitar 75 persen.
Tambahnya, Selain bantuan alat pertanian, perhatian juga diberikan pada pembangunan jalan provinsi melalui program multiyears yang berlangsung selama tiga tahun. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat infrastruktur pendukung pertanian di wilayah Dapil IX.(*)






