Ragam  

Gelar Festival Qurban, Bosowa Peduli Salurkan Ribuan Paket Daging Menggunakan Besek Serentak di 10 Provinsi

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama sang istri Melinda Aksa menyaksikan pemotongan hewan qurban perdana pada Festival Keberkahan Qurban Bosowa Peduli di halaman Masjid Agung 45, Jalan Urip Sumohardjo, Rabu (27/5).

Makassar, Radarmakassar.id – Bosowa Peduli kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menggelar Festival Keberkahan Qurban pada momentum Idul Adha 1447 H, yang dipusatkan di Masjid Agung 45, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (27/5). Melalui kegiatan ini, lembaga yang baru saja resmi menjadi Lembaga Amil Zakat (LAZ) tersebut menargetkan penyaluran daging kurban kepada 7.000 hingga 8.000 penerima manfaat secara nasional.

Head of Bosowa Peduli, Hafit Timor Mas’ud, mengungkapkan bahwa pada tahun ini total hewan kurban yang dikelola mencapai 98 ekor sapi dan 37 ekor kambing. Proses penyembelihannya tidak hanya berpusat di Kota Makassar, melainkan tersebar di 10 provinsi dan 17 kota/kabupaten di Indonesia. Khusus di Makassar, sebanyak 26 ekor sapi dan beberapa ekor kambing dijadwalkan dipotong selama dua hari pelaksanaan, yakni pada 27 dan 28 Mei.

Hafit menjelaskan bahwa hewan kurban yang disembelih memiliki bobot yang besar, termasuk sapi kurban dari jajaran pimpinan dan CEO Bosowa yang menghasilkan daging bersih antara 150 hingga 170 kilogram. Dari rata-rata berat tersebut, Bosowa Peduli memperkirakan ada sekitar 7.500 lebih paket kurban yang siap didistribusikan.

“Menariknya, tahun ini partisipasi pekurban perorangan meningkat signifikan, di mana banyak kelompok masyarakat yang berpatungan untuk menunaikan ibadah kurban,” ujarnya.

Bosowa Peduli juga memberikan fleksibilitas bagi pekurban perorangan yang ingin mengambil sebagian dagingnya untuk dibagikan secara mandiri di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, sehingga rantai kepedulian dapat menular lebih luas.

Konsistensi menjaga lingkungan juga kembali diterapkan dalam festival tahun ini. Melanjutkan kebijakan dari tahun sebelumnya, Bosowa Peduli berkomitmen penuh menghindari penggunaan kantong plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, seluruh kemasan daging kurban menggunakan besek bambu tradisional yang ramah lingkungan.

Proses pengelolaan daging ini didukung oleh sekitar 80 relawan yang terdiri dari mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos), serta jajaran karyawan Bosowa Corp yang ikut turun tangan langsung dalam proses pencacahan daging.

Penyaluran daging kurban dilakukan menggunakan sistem kupon yang diwakili oleh perwakilan pesantren dan komunitas-komunitas yang membutuhkan untuk menghindari kerumunan. Seluruh data penerima manfaat telah diverifikasi terlebih dahulu agar bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang hadir meresmikan festival tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bosowa Peduli. Menurutnya, konsep kurban yang dikemas dalam bentuk festival dengan melibatkan pelaku UMKM ini merupakan wujud nyata pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintah Kota Makassar menyambut baik sinergi ini, karena pengumpulan kurban dari karyawan, mitra, dan keluarga besar Bosowa Corp dinilai sangat membantu pemerintah dalam menjangkau warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wali Kota memaparkan data bahwa secara akumulatif di Kota Makassar terdapat hampir 7.800 ekor sapi dan sekitar 500 ekor kambing kurban yang tersebar di 15 kecamatan. Dirinya berharap langkah yang diinisiasi oleh Bosowa Peduli dapat menjadi pemantik bagi pihak swasta dan mitra pemerintah lainnya untuk terus membangun empati sosial dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. (jr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *