RADARMAKASSAR.ID – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si, bertindak selaku Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Barru yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Barru, Rabu (17/06/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Barru, Ketua Pengadilan Negeri, Setda, pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, Kepala BPN Barru, Kepala BPS Barru, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Haji, Kepala Rutan Kelas IIB Barru, Danpos TNI AL Kabupaten Barru, Direktur RSUD La Patarai, Branch Manager PT Taspen Kantor Cabang Makassar, Pimpinan Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Pangkep, Kepala BKPSDM,Kab.Barru, para pejabat administrator, camat, serta seluruh ASN dan PPPK lingkup Kabupaten Barru.
Dalam amanatnya, Bupati Barru menegaskan pentingnya evaluasi kinerja seluruh perangkat daerah seiring dengan berakhirnya triwulan kedua Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, evaluasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan seluruh program dan kegiatan benar-benar efektif, efisien, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita harus melihat capaian program berdasarkan data dan hasil yang terukur. Dari situ kita dapat mengetahui program yang berhasil, yang perlu diperbaiki, bahkan yang harus dihentikan apabila tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah masih terbatas sehingga seluruh perangkat daerah harus mampu menetapkan prioritas pembangunan secara tepat melalui prinsip money follows priority program.
Ia meminta agar kegiatan yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, seperti belanja seremonial dan perjalanan dinas yang kurang produktif, dapat diminimalisasi.
Menurutnya, fokus pembangunan Kabupaten Barru harus diarahkan pada upaya penurunan angka kemiskinan, percepatan penanganan stunting, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Permasalahan kemiskinan dan stunting harus diidentifikasi secara komprehensif hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Langkah-langkah yang kita lakukan harus berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Andi Ina juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan sinkronisasi program dengan kebijakan strategis provinsi maupun pemerintah pusat guna membuka peluang pendanaan yang lebih besar bagi daerah.
Ia mengungkapkan optimismenya terhadap peluang masuknya anggaran pusat untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Barru.
“Insya Allah tahun 2026 Kabupaten Barru akan memperoleh bantuan Inpres Jalan Desa sebesar Rp100 miliar. Tahun 2025 kita mendapatkan kurang lebih Rp50 miliar, dan tahun ini kita terus berupaya agar alokasi tersebut meningkat demi percepatan pembangunan daerah,” ungkapnya yang disambut antusias peserta upacara.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan inovasi daerah. Ia mengajak seluruh aparatur untuk bertransformasi menjadi sistem yang adaptif, tangguh, dan responsif terhadap berbagai perubahan serta tantangan pembangunan.(**)






