Wabup Maros Lantik Pengurus Saka Bhayangkara Pramuka

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur saat melantik pengurus Saka Bhayangkara Pramuka Polres Maros. (ist)

MAROS – Saka Bhayangkara Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Maros kembali aktif setelah cukup lama vakum. Kebangkitan organisasi binaan Polri itu ditandai dengan pelantikan Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Saka Bhayangkara Polres Maros yang dirangkaikan dengan Ekspedisi Bhayangkara II.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 26-28 Juni 2026, di Bumi Perkemahan Gerakan Pramuka Maros, Kecamatan Simbang. Sebanyak 45 Pramuka Penegak dan Pandega dari 14 Kwartir Ranting se-Kabupaten Maros ikut ambil bagian.

Aktivasi kembali Saka Bhayangkara mendapat dukungan Kapolres Maros AKBP Douglas Mejendres Jaya menjelang berakhirnya masa tugasnya di Kabupaten Maros.

Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Maros H.A. Moetazim Mansyur. Kegiatan turut dihadiri Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma selaku Pimpinan Saka Bhayangkara, Kasat Binmas Polres Maros AKP Siswandi sebagai Pamong Saka, pejabat utama Polres Maros, kapolsek jajaran, serta pengurus Gerakan Pramuka Maros.

Moetazim mengatakan kembali aktifnya Saka Bhayangkara menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda.

“Kami berharap kebangkitan Saka Bhayangkara menjadi inspirasi bagi saka-saka lainnya untuk kembali aktif membina karakter, kepemimpinan, dan jiwa pengabdian generasi muda,” ujarnya.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebhayangkaraan dan pembinaan karakter. Mereka juga menerima materi dari Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung terkait pelestarian lingkungan dan kawasan konservasi.

Pembekalan juga diberikan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkotika.

Tak hanya materi, peserta juga ditempa melalui Ekspedisi Bhayangkara II. Mereka menjelajahi kawasan wisata alam Bantimurung dan Gowa Mimpi serta mengikuti praktik lapangan di kawasan Tebing Depsos.

Berbagai tantangan dalam ekspedisi dirancang untuk mengasah kepemimpinan, kerja sama tim, disiplin, ketahanan mental, hingga keterampilan bertahan hidup di alam terbuka.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan Mabi dan Pimpinan Saka Bhayangkara Polres Maros serta penyematan Pin Saka Bhayangkara kepada peserta. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan malam bina akrab.

Pada hari terakhir, peserta melaksanakan Operasi Semut sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebelum kegiatan ditutup melalui acara Sayonara.

Ketua Panitia Pelaksana, Herul, mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dia berharap aktifnya kembali Saka Bhayangkara menjadi momentum untuk membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungan.

“Melalui Saka Bhayangkara, kami ingin melahirkan generasi muda yang bebas dari penyalahgunaan narkoba, memiliki semangat pengabdian, serta mampu menjadi mitra strategis Polri dalam menumbuhkan kesadaran hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” katanya.

Kembali aktifnya Saka Bhayangkara Polres Maros diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat sinergi Polri dan Gerakan Pramuka sekaligus mencetak kader muda yang memiliki karakter, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *