GOWA, Radarmakassar.id – Seminar Nasional bertajuk “Penerapan Nilai Moderasi Beragama Berbasis Multiliterasi” menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Gebyar Lomba dan Kreasi Fisika (GALAKSI) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar.
Seminar yang digelar di Gedung Pendidikan Profesi Guru (PPG) FTK UIN Alauddin, Kabupaten Gowa, Selasa (28/7/2026), menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama dan literasi digital bagi generasi muda.
Narasumber seminar, Dr. H. Abdul Wahid Haddade, Lc., M.H.I mengatakan moderasi beragama menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar tidak memiliki cara pandang sempit dalam memahami ajaran agama. Menurutnya, moderasi beragama mampu memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menumbuhkan komitmen kebangsaan sebagai warga Indonesia.
“Moderasi beragama menjadi urgen bagi mahasiswa agar tidak memiliki pandangan yang picik terhadap keberagamaannya. Dengan empat pilar moderasi beragama, pemahaman terhadap ajaran agama semakin kuat sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan kita sebagai orang Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gagasan utama moderasi beragama adalah membangun kehidupan beragama yang harmonis, saling menghormati, dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus dikembangkan agar masyarakat Indonesia tetap hidup dalam suasana kebersamaan dan saling mencintai sebagai sesama anak bangsa.
Ruslan juga mengingatkan adanya tantangan baru di era digital. Ia menilai berbagai pandangan keagamaan yang beredar di media sosial kerap dipahami secara sederhana tanpa kajian yang utuh. Karena itu, penguatan literasi media dinilai menjadi bagian penting dalam membangun cara pandang keagamaan yang moderat.
“Masih ada pergeseran pandangan, terutama melalui platform media digital. Karena itu, literasi media harus diperkuat agar masyarakat tidak mudah menerima informasi secara mentah, tetapi mampu memahami berbagai pandangan secara kritis,” tegasnya.
Seminar nasional tersebut merupakan bagian dari rangkaian GALAKSI 2026 yang mengusung tema “Dari Sains Menuju Makna: Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak”. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 Juli 2026, dan dibuka oleh Wakil Dekan I FTK UIN Alauddin Makassar, Dr. H. Muh. Rapi, M.Pd.
Selain seminar nasional, GALAKSI 2026 juga menghadirkan berbagai kompetisi bagi pelajar SMA/sederajat, meliputi Olimpiade Sains tingkat nasional, Cerdas Cermat, Proyek Sains, Essay, dan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ). Tahun ini kegiatan diikuti 120 peserta dan 34 guru pendamping dari 23 sekolah dan perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia.
Melalui penyelenggaraan seminar dan berbagai kompetisi tersebut, panitia berharap GALAKSI tidak hanya menjadi ajang pengembangan prestasi akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang unggul dalam sains, kritis dalam menyikapi informasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama, kebangsaan, dan akhlak mulia. (Jar)






