Radarmakassar.id, Gowa — Penerbit Subaltern menggelar lomba puisi kategori anak-anak dan remaja dengan tema “Menolak Jinak, Menanam Paham”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Milad ke-6 Penerbit Subaltern sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-81.
Lomba puisi ini digelar di lapangan Perumahan Bumi Batara Mawang, Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontorannu, Kabupaten Gowa, Sabtu (15/8/2026).
Belasan peserta dari kalangan anak-anak dan remaja tampil membacakan puisi di hadapan para penonton. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran orang tua, peserta, serta masyarakat yang menyaksikan jalannya perlombaan.
Direktur Penerbit Subaltern, Supratman Yusbi Yusuf, mengatakan bahwa kegiatan dengan tema “Menolak Jinak, Menanam Paham”, ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni dan sastra, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan gagasan, keberanian berpikir, serta menyampaikan pandangan melalui karya puisi.
“Penerbit Subaltern menjadikan momentum milad keenam sebagai kesempatan untuk terus mendorong tumbuhnya budaya literasi dan keberanian anak-anak serta remaja dalam mengenal dan menyampaikan gagasan melalui karya sastra,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar ajang lomba semata, namun menjadi komitmen Penerbit Subaltern untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Mengedukasi serta memberikan pemahaman tentang budaya literasi yang harus tetap dijaga di tengah derasnya arus informasi dengan teknologi yang semakin canggih.
Salah satu wujud nyata merawat literasi yang dilakukan Subaltern adalah dengan membagikan buku-buku edukasi terhadap anak – anak dan remaja yang hadir meramaikan kegiatan lomba. Bukan hanya kepada para peserta lomba, namun juga bagi yang hadir menontong keseruan lomba tersebut.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng secara simbolis oleh Direktur Subaltern bersama pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat setempat sebagai rangkaian acara Milad ke-6 Penerbit Subaltern. (*)






