RADARMAKASSAR.co.id — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Selatan gelar pisah sambut pejabat lama dan pejabat baru. pejabat lama Mulyadi menyampaikan salam perpisahan sekaligus pesan kepada jajaran pemasyarakatan di Sulawesi Selatan.
Mulyadi yang baru kurang lebih tiga bulan menjalankan tugas sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, kini mendapat amanah baru sebagai Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Mulyadi mengaku memiliki perasaan yang mendalam saat harus menyampaikan kata pamit kepada seluruh jajaran.
“Punya perasaan yang begitu mendalam dan saya berdua hadir di hadapan Bapak Ibu untuk menyampaikan kata pamit. Bukan berarti kita berpisah, tetapi melanjutkan amanah untuk bertugas di tempat lain,” ujar Mulyadi, Kamis (17/9/2026).
Ia mengatakan, meski masa tugasnya di Sulawesi Selatan relatif singkat, yakni sekitar tiga bulan, namun waktu tersebut memberikan banyak cerita, kenangan, serta kebersamaan yang tidak mudah dilupakan.
“Kurang lebih tiga bulan saya bertugas, waktu yang singkat. Untuk saya, waktu itu tidak singkat. Waktu itu memberikan cerita, memberikan kenangan, memberikan kebersamaan,” katanya.
Menurut Mulyadi, selama menjalankan tugas di Sulawesi Selatan, dirinya mendapatkan pengalaman berharga sekaligus merasakan dukungan dari jajaran pemasyarakatan dalam menjalankan amanah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang dinilainya memiliki semangat, loyalitas dan komitmen dalam memajukan pemasyarakatan di Sulawesi Selatan.
“Saya mempunyai pesan, Sulawesi Selatan yang begitu luar biasa untuk saya. Saya berkumpul dengan orang-orang hebat, orang-orang yang memiliki semangat, loyalitas, komitmen untuk memajukan Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Mulyadi berharap semangat kebersamaan dan komitmen tersebut terus dipertahankan oleh seluruh jajaran, meskipun dirinya tidak lagi memimpin Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan.
Pada kesempatan yang sama, Mulyadi menyampaikan ucapan selamat datang kepada pejabat baru, Hernowo, yang dipercaya melanjutkan kepemimpinan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan.
“Selamat datang pejabat baru, Pak Hernowo,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan yang baru, Hernowo, menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan acara pisah sambut tersebut. Ia mengaku bukan orang baru di Sulawesi Selatan karena pernah bertugas di wilayah ini selama beberapa tahun.
Hernowo mengatakan, dirinya kembali mendapat amanah untuk bertugas di Sulawesi Selatan setelah dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan.
“Saya bukan orang baru di Sulsel. Hampir beberapa tahun lamanya bertugas di Sulsel. Saya kembali lagi bertugas di Sulawesi Selatan,” kata Hernowo.
Menurutnya, pengalaman bertugas di Sulawesi Selatan membuat wilayah tersebut memiliki tempat tersendiri baginya. Bahkan, ia menyebut Sulawesi Selatan sebagai “kampung kedua”.
“Saya selalu menyebut ini adalah kampung kedua saya,” ujarnya.
Hernowo juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh seluruh jajaran dalam kegiatan pisah sambut tersebut. Ia berharap kebersamaan dan kerja sama yang telah terbangun selama ini dapat terus dilanjutkan.
“Sangat berterima kasih atas kegiatan pada siang hari ini, sambutan yang luar biasa. Apa yang telah dilaksanakan, kita akan meneruskan,” katanya.
Hadapi Tantangan Pemasyarakatan
Dalam kesempatan tersebut, Hernowo menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab di bidang pemasyarakatan bukanlah pekerjaan yang mudah. Berbagai tantangan membutuhkan kerja sama, komitmen, serta konsistensi seluruh jajaran.
“Memang pemasyarakatan sekarang ini adalah pekerjaan yang tidak mudah, banyak tantangan,” tutur Hernowo.
Ia menegaskan bahwa tantangan tersebut menjadi bagian dari tugas yang harus dihadapi bersama oleh seluruh jajaran pemasyarakatan.
Kepemimpinan baru di Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan diharapkan dapat melanjutkan berbagai program dan pekerjaan yang telah berjalan sebelumnya, sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Selatan.
Pergantian kepemimpinan tersebut juga menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan pelayanan serta memperkuat semangat pengabdian jajaran pemasyarakatan.
Dengan pengalaman Hernowo yang sebelumnya telah beberapa tahun bertugas di Sulawesi Selatan, diharapkan proses transisi kepemimpinan dapat berlangsung dengan baik. Sementara Mulyadi akan melanjutkan pengabdiannya di tingkat pusat sebagai Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Acara pisah sambut tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Peralihan tugas tidak dimaknai sebagai akhir dari hubungan kerja dan silaturahmi, melainkan sebagai bagian dari dinamika pengabdian dalam menjalankan amanah di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (*)






