MAKASSAR, Radarmakassar.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Makassar hingga September 2026 telah mencapai sekitar 70 persen atau senilai Rp1,445 triliun.
Capaian tersebut menunjukkan tren positif karena terjadi peningkatan sekitar Rp160 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, mengatakan capaian PAD hingga September menjadi modal positif untuk mengejar target pendapatan hingga akhir tahun.
“Kalau untuk PAD total sampai kemarin September itu sudah di angka 70 persen atau sekitar Rp1 triliun 445 miliar, lebih, kurang lebih sekitar segitu. Ini juga hal yang sangat positif karena sudah di angka 70 persen,” ujar Andi Asminullah, Jumat (2/10).
Ia menyebut, selisih capaian PAD tahun ini dengan tahun lalu pada periode yang sama mencapai sekitar Rp160 miliar.
Menurutnya, angka tersebut cukup signifikan jika dibandingkan dengan tren kenaikan pendapatan daerah dalam 10 tahun terakhir yang rata-rata kenaikannya paling tinggi sekitar Rp100 miliar.
“Sebagai gambaran, tahun ini Rp160 miliar selisihnya dibanding dengan tahun lalu di tanggal yang sama. Ini tentu hal yang sangat positif mengingat tren-tren pendapatan 10 tahun terakhir itu cuma naik paling tinggi Rp100 miliar,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, Bapenda Makassar optimistis masih dapat meningkatkan PAD hingga penghujung tahun. Namun, ia berharap tidak terjadi kondisi luar biasa yang dapat mengganggu tren positif pendapatan daerah.
“Ini sudah selisih Rp160 miliar, tentu kami harap tidak ada hal-hal yang luar biasa terjadi sehingga tren ini bisa kita pertahankan. Doakan sama-sama supaya pendapatan kami di akhir tahun bisa lebih baik lagi,” katanya.
Asminullah menjelaskan, PAD Makassar masih ditopang sejumlah sumber pendapatan dari pajak daerah. Di antaranya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak reklame, opsen pajak kendaraan bermotor, serta retribusi.
Untuk mengejar target hingga akhir tahun, Bapenda telah menyiapkan sejumlah langkah. Namun, Andi memilih tidak membeberkan secara rinci strategi tersebut agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif.
“InsyaAllah kami punya langkah-langkah yang sendiri sudah kami siapkan untuk mencapai target yang lebih baik. Tapi kalau strategi disampaikan saya rasa sudah nanti terekspos. Biarkan dulu kami lakukan dulu strateginya supaya ini menjadi efektif juga,” ujarnya.
Dalam upaya meningkatkan PAD, Bapenda juga tetap mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum (APH) dan asosiasi.
“Dalam semua sektor yang bisa membantu untuk meningkatkan PAD kami libatkan,” katanya.
Selain itu, upaya penagihan dan pemeriksaan pajak juga mulai dilakukan. Salah satunya menyasar 15 hotel.
“Sudah jalan per kemarin kayaknya, kemarin sudah jalan. Sudah mulai pemeriksaan pajak,” ungkapnya.
Ia berharap pemeriksaan terhadap 15 hotel tersebut memberikan hasil positif dan turut mendukung peningkatan penerimaan PAD Kota Makassar hingga akhir tahun. (Jar






