RADARMAKASSAR.ID – Puruhita Islamic School resmi diluncurkan bersama sejumlah fasilitas pendukung pendidikan, yakni pesantren, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah RA, serta Lapangan Tenis Guppi, pada Sabtu (10/1).
Peresmian tersebut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita, Kadir Halid; Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita, Nurdin Halid; Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan; perwakilan Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan; serta Bupati Gowa yang diwakili Asisten I.
Puruhita Islamic School sebelumnya bernama Pesantren Guppi Samata Gowa.
Ketua Yayasan, Kadir Halid, menyampaikan bahwa pesantren ini memiliki sejarah panjang dengan ribuan alumni.
“Tantangan dunia pendidikan saat ini semakin besar sehingga diperlukan peningkatan kualitas lembaga,” kata politisi senior Golkar Sulsel ini.
Ia menekankan bahwa Puruhita Islamic School hadir untuk menawarkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
“Pembangunan gedung sekolah tiga lantai dengan kurikulum komprehensif diharapkan dapat melahirkan peserta didik berilmu dan berakhlak mulia,” ucapnya.
Kadir Halid juga menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau ribuan siswa. Selain itu, ia menyampaikan bahwa akan ada perbaikan akses jalan di kompleks pesantren.
“Kami sudah berkomunikasi dengan gubernur, dan insyaallah jalan kompleks akan diperbaiki. Tim akan segera turun melakukan pengukuran,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan, Nurdin Halid, mengatakan peluncuran nama baru ini diharapkan membawa keberkahan.
Ia mengisahkan bahwa sejak lima tahun mengelola yayasan, berbagai kemajuan telah dicapai, termasuk peresmian Universitas Nusantara Harapan sebagai kelanjutan pendidikan dari tingkat TK hingga SMA.
Ia menambahkan bahwa pihak yayasan akan membangun asrama putra-putri serta sarana olahraga, dan akan merekrut tenaga pendidik serta dosen berkualitas.
“Saya tidak pernah bermimpi menjadi orang sukses, tetapi selalu ingin menjadi orang yang berguna,” ucapnya.
Nurdin Halid juga menjelaskan bahwa kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan tersebut dimaksudkan untuk mendukung cita-cita nasional yang dicanangkan pemerintah. Ia berharap distribusi program tersebut dapat berjalan lancar.
Peresmian ini diharapkan menjadi tonggak pengembangan lembaga pendidikan di Gowa, sekaligus memperkuat komitmen yayasan dalam membentuk peserta didik berkarakter dan berdaya saing.(**)






