Legislator PPP Fauzan Guntur Soroti Tim Penyusun LKPJ Gubernur Tak Siap Menyajikan Data

MAKASSAR, RADAR MAKASSAR.ID–Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan mengundang seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadiri rapat kerja Panitia Kerja (Panja) LKPJ Gubernur Sulawesi Selatan akhir Tahun Anggaran 2025 bersama tim penyusun LKPJ gubernur.

Akan tetapi kehadiran kepala OPD dalam rapat tersebut masih minim padahal Kehadiran pimpinan OPD dinilai diperlukan untuk memberikan penjelasan langsung terkait capaian program dan pelaksanaan anggaran pemerintah daerah.

Hal ini dilakukan agar pembahasan berjalan efektif dan setiap pertanyaan dari panitia kerja dapat dijawab langsung oleh pihak yang berwenang.

Sehingga hal tersebut menjadi sorotan dari Panitia Panja apalagi tim penyusun juga dinilai tidak mampu menjelaskan secara rinci.

Anggota Panja DPRD Sulsel, Fauzan Guntur menilai bahwa dalam pembahasan terkait evaluasi kinerja OPD, khususnya mengenai ketidaksiapan tim penyusun dalam menyajikan data target dan capaian kinerja.

Hal tersebut dinilai menjadi kendala dalam proses pembahasan karena belum tersedianya informasi yang lengkap mengenai target OPD tahun 2025 beserta progres pencapaiannya.

Fauzan yang juga merupakan legislator PPP Sulsel menuturkan bahwa hingga saat ini tim penyusun belum mampu memperlihatkan perbandingan target tahun sebelumnya dengan realisasi capaian yang telah dicapai. Sehingga Kondisi tersebut membuat proses pembahasan belum dapat dilanjutkan menuju kesimpulan karena data dasar yang dibutuhkan belum tersedia secara jelas.

“Kami menganggap bahwa tim penyusun belum sepenuhnya menguasai materi yang disusun. Padahal, pemahaman terhadap data dan dokumen yang dipresentasikan dianggap penting agar pembahasan berjalan efektif dan menghasilkan evaluasi yang akurat terhadap kinerja perangkat daerah,”katanya.

Sehingga dirinya berharap peserta rapat tim penyusun dapat segera melengkapi data yang dibutuhkan, termasuk target kinerja OPD, capaian tahun berjalan, serta indikator keberhasilan program. Dengan demikian, proses evaluasi dapat dilakukan secara objektif dan menghasilkan rekomendasi yang tepat.

“Tentunya kami berharap proses koordinasi dapat segera diperkuat mengingat waktu pembahasan yang semakin terbatas. Dengan adanya sinkronisasi data antara penyusun dan OPD, evaluasi kinerja diharapkan dapat berjalan lebih objektif dan menghasilkan rekomendasi yang tepat sasaran,” pungkasnya.

Bahkan sebagai bentuk keseriusan membahas LKPJ Fauzan Guntur bahkan tidak meninggalkan rapat panja hingga jelang magrib bersama dua pimpinan panja H.Mahmu, H Patudangi serta anggota panja Andi AAN Nugraha.(*)

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *