MAROS – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) meraih nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tertinggi di antara organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Maros.
BKPSDM mencatat nilai 80,05 atau kategori A dalam evaluasi SAKIP 2026. Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Maros AS Chaidir Syam dalam rangkaian peringatan HUT ke-67 Kabupaten Maros di Lapangan Pallantikang, Senin (6/7/2026).
Chaidir mengatakan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada OPD yang menunjukkan kinerja terbaik sekaligus mendorong perangkat daerah lainnya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Alhamdulillah hari ini, dalam rangka Hari Lahir Kabupaten Maros ke-67, kami memberikan apresiasi kepada OPD yang memiliki capaian SAKIP terbaik dan dinilai mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” kata Chaidir.
Kepala Inspektorat Daerah Maros Takdir mengatakan penilaian SAKIP dilakukan untuk mengukur sejauh mana perencanaan, penggunaan anggaran, dan pelaksanaan program OPD berorientasi pada hasil yang dirasakan masyarakat.
Penilaian mengacu pada ketentuan Kementerian PANRB dengan lima indikator, yakni perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal, dan capaian kinerja.
“Penghargaan diberikan kepada OPD yang memperoleh nilai minimal BB atau sangat baik. Untuk nilai tertinggi tahun ini diraih BKPSDM dengan nilai 80,05 atau kategori A,” ungkap Takdir.
Selain BKPSDM, penghargaan SAKIP diberikan kepada sejumlah OPD, di antaranya Sekretariat Daerah, Bapperida, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan, DP3DALDUK KB, serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
Untuk kategori kecamatan, Kecamatan Camba meraih nilai SAKIP tertinggi. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Bontoa, Maros Baru, Bantimurung, dan Mandai.
“Untuk kategori kecamatan, nilai tertinggi diraih Kecamatan Camba,” jelas Takdir.
Selain penghargaan kinerja, Pemkab Maros menggelar lomba kebersihan antar-OPD yang dikoordinasikan Dinas Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendorong terciptanya lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman.
Rangkaian HUT ke-67 Maros juga diwarnai pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun bersama ASN tertua dan termuda di lingkup Pemkab Maros.
Chaidir mengatakan keterlibatan ASN tertua menjadi bentuk penghormatan terhadap pengabdian panjang aparatur kepada masyarakat. Sementara ASN termuda menjadi simbol regenerasi dan semangat baru dalam pelayanan publik.
“Yang tertua karena beliau telah mengabdi paling lama di pemerintahan. Sedangkan yang termuda kami harapkan dapat membawa semangat baru dan menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-67 Kabupaten Maros masih berlanjut hingga puncak perayaan yang dijadwalkan berlangsung Selasa (7/7/2026).
“Kami berharap momentum hari jadi ini menjadi semangat bersama untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Maros,” pungkasnya.






