Makassar, Radarmakassar.id – Universitas Ciputra (UC) Makassar menggelar Wisuda II Tahun Akademik 2026/2027 dengan tema “Empowering Entrepreneurs and Professionals in Digital Era” di Dian Auditorium, Kampus Ciputra, kawasan CPI Makassar, Sabtu (3/10/2026).
Kampus Director UC Makassar, Dr. E. Elia Ardyan, S.E., MBA., CPM (Asia), menekankan bahwa wisuda bukan menjadi akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia profesional dan membangun masa depan.
Ia mengingatkan para wisudawan yang telah menempuh delapan semester sejak 2022 agar membawa nilai-nilai yang ditanamkan UC ketika memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
“Harapannya, teman-teman para wisudawan dan wisudawati, ini bukan sebuah akhir, tapi ini sebuah permulaan. Teman-teman sudah melewati proses yang panjang di kampus. Tapi ingat, ada proses panjang ketika teman-teman masuk ke dunia industri,” ujar Elia.
Menurutnya, dunia industri memiliki tantangan yang berbeda dengan lingkungan kampus. Jika di kampus mahasiswa masih memiliki ruang untuk belajar dari kesalahan, maka ketika memasuki dunia kerja, para lulusan dituntut lebih siap menghadapi persoalan nyata.
Karena itu, Elia meminta lulusan yang telah mendapatkan pekerjaan untuk memberikan effort terbaik. Sementara bagi lulusan yang telah merintis bisnis, ia mendorong agar usaha tersebut terus dikembangkan.

“Bagi teman-teman yang mulai membangun bisnis dan sudah punya bisnis, silakan kembangkan bisnisnya. Bukan hanya satu cabang, dua cabang, tiga cabang. Siapa tahu teman-teman nanti akan jadi naga ke-10 yang keluar dari Kampus Ciputra Makassar,” katanya.
Ia juga berpesan kepada lulusan yang akan meneruskan bisnis keluarga agar mampu mengembangkan usaha tersebut dengan memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah.
“Bisnis keluarga tidak boleh hancur di tangan teman-teman. Teman-teman harus betul-betul maksimalkan semua yang sudah dipelajari, belajar kembali, berkolaborasi, buka jejaring-jejaring baru,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Elia juga menekankan tiga nilai utama Ciputra yang harus tetap dibawa para alumni dalam perjalanan karier mereka, yakni integritas, profesionalisme, dan entrepreneurship.
Integritas, kata dia, harus diwujudkan dengan bekerja secara jujur dan tidak melakukan fraud. Sementara profesionalisme ditunjukkan melalui tanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan serta memiliki high sense of achievement.
Sedangkan nilai entrepreneurship diwujudkan dengan kemampuan menjadi solusi terhadap berbagai persoalan di tempat kerja, bisnis, maupun bisnis keluarga.
“Teman-teman harus berinovasi dan membuat perusahaan, bisnis, ataupun bisnis keluarganya menjadi perusahaan atau bisnis yang sukses dan sustainable,” ujarnya.
Elia juga menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 263 lulusan dari empat program studi. Jumlah tersebut terdiri dari Manajemen, Informatika, Visual Communication Design (VCD), dan Magister Manajemen.
Menurutnya, capaian akademik para lulusan juga cukup tinggi dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,75.
Ia menjelaskan, pencapaian tersebut menjadi lebih bermakna karena standar nilai di UC Makassar telah ditingkatkan. Jika sebelumnya nilai 85 sudah masuk kategori A, sejak 2022 standar tersebut dinaikkan menjadi 90.
“Pencapaian 3,75 ini bukan sekadar pencapaian yang biasa-biasa, tapi ini suatu usaha yang luar biasa yang sudah dilakukan oleh putra-putri Bapak dan Ibu sekalian,” jelasnya.
Di sisi lain, Elia menyebut UC Makassar terus mengalami perkembangan. Pada tahun akademik 2026/2027, terdapat 330 mahasiswa baru yang tersebar di empat program studi. Mahasiswa tersebut tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan, tetapi juga dari sejumlah wilayah di Jawa dan Kalimantan.
Dari sisi akreditasi, Program Studi Manajemen telah meraih predikat Baik Sekali. Program Studi Informatika juga memperoleh Baik Sekali, sementara VCD memperoleh predikat Baik. Akreditasi institusi UC Makassar juga telah memperoleh predikat Baik Sekali.
Sementara Program Studi Magister Manajemen yang mulai beroperasi pada semester genap 2023/2024 tahun ini memperoleh predikat Unggul, meski belum memiliki lulusan.
Ketua Program Studi Magister Manajemen UC Makassar, Afrizal Firman, mengatakan para lulusan dipersiapkan untuk menempuh tiga jalur karier, yakni meneruskan family business, masuk ke dunia korporasi sebagai profesional, maupun membangun bisnis sendiri melalui jalur startup atau venture creation.
“Kami punya program yang sangat menarik yakni program Get Hired Before Graduation. Mostly dari mereka sudah dapat banyak hal, terutama dalam jenjang karier. Beberapa sudah mendapatkan pekerjaan di korporasi dan ada juga yang membangun bisnis masing-masing sejak masih kuliah,” kata Afrizal.
Ia menyebut sebagian lulusan juga telah bekerja di perusahaan nasional hingga internasional. Khusus mahasiswa Magister Manajemen, mayoritas disebut telah memiliki pengalaman profesional dan berstatus sebagai pengusaha atau profesional.
Afrizal menambahkan, UC Makassar juga melakukan tracer study untuk mengetahui rencana maupun perkembangan karier mahasiswa sebelum mereka lulus.
“Kami punya program yakni tracer study. Sebelum mereka lulus, mereka sudah diminta untuk mengisi survei akan ke mana. Bagi mereka yang sudah punya profil pekerjaan, langsung kami data,” ujarnya.
Ia juga menyebut lulusan terbaik dari program S1 memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Manajemen UC Makassar melalui sejumlah program beasiswa, termasuk program early bird dan beasiswa prestasi.
Menutup sambutannya, Elia kembali meminta para lulusan tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Semoga putra-putri Bapak dan Ibu akan sukses dan bukan hanya sukses, tapi bisa menjadi berkah bagi keluarga, bagi perusahaan, maupun bagi lingkungan,” pungkasnya. (Jar)






