News  

Menjaga Marwah Organisasi: Dua Kandidat Resmi Bertarung di Kongres KEPMI Bone 2026

Steering Committee (SC) bersama Panitia Pelaksana melakukan verifikasi berkas bakal calon Ketua Umum KEPMI Bone 2026, Sabtu (09/05).

Bone, Radarmakassar.id– Pelaksanaan Kongres Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (KEPMI Bone) tahun 2026 mulai memasuki babak krusial.

Menjelang puncak acara yang dijadwalkan berlangsung pada 9–12 Mei mendatang, Steering Committee (SC) bersama Panitia Pelaksana secara resmi mengumumkan hasil verifikasi berkas bakal calon Ketua Umum, Sabtu (09/05).

Dari tiga nama yang sempat mengembalikan formulir pendaftaran, tim verifikator menetapkan hanya dua kandidat yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) secara administrasi dan rekomendasi. Kedua nama tersebut adalah Muh. Khaidir Mu’tashim dan Syukur.

Sementara itu, satu bakal calon lainnya, Andi Syahrul Aksa, dinyatakan tidak lulus verifikasi karena tidak mampu memenuhi ketentuan persyaratan yang telah ditetapkan dalam mekanisme konstitusi kongres.

Ketua Panitia Pelaksana, Akbar, menegaskan bahwa proses penyaringan ini dilakukan dengan menjunjung tinggi objektivitas. Ia menjamin tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam menentukan kelolosan kandidat.

“Kami bekerja berdasarkan fakta verifikasi dan ketentuan mekanisme kongres. Keputusan ini diambil bukan atas dasar kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan demi menjaga marwah organisasi dan memastikan regenerasi berjalan sehat serta transparan,” tegas Akbar dalam keterangan persnya.

Langkah tegas panitia ini menuai sorotan positif dari kalangan kader. Proses ini dinilai sebagai pembuktian bahwa KEPMI Bone tidak lagi sekadar menjalankan agenda seremonial tahunan, melainkan serius dalam menegakkan integritas organisasi melalui kepatuhan terhadap konstitusi.

Dinamika yang terjadi dianggap sebagai ujian kedewasaan bagi seluruh elemen KEPMI Bone. Sejalan dengan semboyan “Mabbulo Sipeppa, Malilu Sipakainge, Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong”, para kader diharapkan tetap mengedepankan nilai persatuan dan saling menopang di tengah perbedaan pilihan.

Kongres 2026 ini dipandang sebagai ruang pembelajaran politik yang penting. Sebagai organisasi daerah yang menjadi wadah kaderisasi intelektual mahasiswa Bone di Makassar, KEPMI Bone memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan kepemimpinan yang berkualitas.

Menjelang pembukaan kongres, panitia menghimbau seluruh kader untuk tetap menjaga stabilitas dan tidak terprovokasi oleh opini yang dapat memperkeruh situasi internal. Momentum ini diharapkan menjadi titik balik penguatan komitmen organisasi terhadap proses regenerasi yang terbuka dan bertanggung jawab.
Kongres KEPMI Bone 2026 bukan sekadar ajang perebutan kursi kepemimpinan, melainkan pembuktian bahwa organisasi tetap berdiri kokoh di atas fondasi kekeluargaan, integritas, dan keberanian dalam menjaga marwah perjuangan mahasiswa Bone. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *