News  

Mahasiswi Teknik Unhas Meninggal Dunia Diduga Jatuh dari Gedung Kampus

Fakultas Teknik Unhas. (int)

Gowa, Radarmakassar.id – Civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas) berduka. Seorang mahasiswi Fakultas Teknik (FT) berinisial PTJ dilaporkan meninggal dunia setelah diduga jatuh dari salah satu gedung di kawasan kampus FT Unhas, Jalan Poros Malino, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Senin (18/5/2026) malam.

Korban diketahui merupakan mahasiswi aktif Departemen Teknik Arsitektur angkatan 2024. Peristiwa tragis ini sempat menggegerkan lingkungan kampus sesaat setelah korban ditemukan terjatuh sekitar pukul 19.00 WITA.

Kepala Bagian Humas Unhas, Ishaq Rahman, membenarkan status kemahasiswaan korban. Ishaq mengatakan peristiwa ini diketahui ketika petugas keamanan (sekuriti) di Pos 1 Fakultas Teknik atas nama Ardiansyah dan Joni didatangi oleh seorang mahasiswa sekitar pukul 20.00 WITA. Mahasiswa tersebut meminta bantuan untuk memanggil ambulans karena adanya dugaan seorang mahasiswi melompat dari lantai satu gedung.

Mendapat laporan tersebut, petugas di Pos 1 langsung menghubungi personel sekuriti lain yang sedang melakukan patroli rutin di sekitar area gedung class room melalui radio komunikasi.

“Jadi, betul. Semalam, sekitar pukul 20.00, sekuriti di pos 1 FT atas nama Ardiansyah dan Joni didatangi oleh seorang mahasiswa yang meminta dipanggilkan ambulans, karena ada temannya yang jatuh dari lantai 1 (kata pelapor diduga melompat)” ungkap Ishaq.

Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, korban diketahui sempat mengirimkan sebuah pesan suara voice note kepada salah seorang temannya. Pesan suara tersebut kemudian diteruskan kepada orang tua korban.

Menerima pesan yang mengkhawatirkan, orang tua korban langsung bergegas menuju kampus FT Unhas di Gowa bersama rekan-rekan korban untuk melakukan pencarian. Namun, korban tidak langsung ditemukan.

Ketika pihak keluarga mendatangi pos sekuriti untuk meminta kunci gedung agar bisa mencari ke area dalam, petugas keamanan mengabarkan bahwa korban telah ditemukan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Yapika.

“Jadi orang tua dan teman korban langsung menuju ke rumah sakit, dan mendapati korban memang sudah meninggal dunia,” tambah Ishaq.

Hingga saat ini, pihak birokrasi Universitas Hasanuddin belum dapat memastikan motif ataupun penyebab pasti di balik aksi nekat mahasiswi tersebut. Pihak kampus menegaskan masih melakukan penelusuran mendalam guna mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi kejadian memilukan ini. (jr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *