Makassar, Radarmakassar.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar meraih penghargaan dari Ombudsman RI atas capaian kinerja pelayanan publik dengan kategori baik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Makassar sebagai bentuk apresiasi terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Kepala Bagian Organisasi (Ortala) Setda Kota Makassar, Dr. Fadly, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah, khususnya Dinas Sosial, dalam meningkatkan standar pelayanan publik.
“Alhamdulillah, hasil penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman RI menempatkan dua OPD, yakni Dinas Sosial dan RSUD Daya, pada kategori baik. Penghargaan ini sudah diserahkan oleh Bapak Wali Kota,” ujar Fadly, Selasa (14/7).
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga semakin banyak unit kerja Pemerintah Kota Makassar yang memperoleh penghargaan serupa pada penilaian berikutnya.
Menurut Fadly, Ombudsman RI melakukan penilaian melalui berbagai indikator. Selain memeriksa kelengkapan sarana dan prasarana pelayanan, tim Ombudsman juga melakukan wawancara secara acak kepada masyarakat yang menerima layanan serta petugas yang memberikan pelayanan.
“Tim Ombudsman mewawancarai langsung masyarakat pengguna layanan dan melihat kondisi pelayanan di masing-masing OPD. Dari hasil penilaian itu kemudian ditentukan apakah masuk kategori baik atau sangat baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang penghargaan diberikan atas nama Pemerintah Kota Makassar secara keseluruhan, kini apresiasi diberikan langsung kepada OPD yang dinilai memiliki kualitas pelayanan terbaik.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menegaskan pihaknya berkomitmen mempertahankan capaian tersebut meski tantangannya lebih besar dibanding meraihnya.
“Mempertahankan jauh lebih susah daripada meraih. Karena itu kami akan terus menjaga komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Andi Bukti, keberhasilan meraih penghargaan tidak lepas dari pemenuhan berbagai standar pelayanan publik, termasuk penyediaan fasilitas yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia mencontohkan penyediaan area parkir khusus penyandang disabilitas, ruang laktasi bagi ibu menyusui, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kalau seluruh persyaratan pelayanan dipenuhi dan dijalankan dengan baik, insyaallah kualitas pelayanan akan terus meningkat dan bisa mencapai kategori sangat baik,” pungkasnya. (Jar)






