Makassar, Radarmakassar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar memastikan sekolah yang mengalami kerusakan akan segera ditindaklanjuti baik melalui dukungan anggaran Pemerintah Kota Makassar ataupun bantuan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan pihaknya telah memetakan kondisi fasilitas pendidikan berdasarkan tingkat kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang hingga berat.
Hal itu disampaikan Achi dalam Rapat Koordinasi dan Asesmen Kepala Sekolah SD dan SMP serta Penandatanganan MoU Bank Sampah Kota Makassar yang digelar di Claro Hotel Makassar, Senin-Selasa (21-22/9/2026).
“Fasilitas sekolah yang mengalami rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan ini akan kami segera tindak lanjuti. Apakah melalui penganggaran lewat APBD ataupun penganggaran lewat kementerian dalam bentuk bantuan revitalisasi pendidikan,” kata Achi.
Menurutnya, kebutuhan perbaikan infrastruktur sekolah menjadi salah satu perhatian Disdik Makassar, khususnya terhadap sekolah yang membutuhkan penanganan segera.
Untuk program revitalisasi sekolah tahun ini, Disdik Makassar telah mengusulkan sebanyak 79 sekolah. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 sekolah jenjang SD telah terealisasi.
Sementara untuk jenjang SMP, bantuan revitalisasi telah terealisasi sekitar 15 sekolah, baik sekolah negeri maupun swasta. Sedangkan untuk jenjang PAUD, terdapat sekitar 10 sekolah yang telah mendapatkan bantuan.
“Yang berproses juga sementara ada. Kami berupaya melihat bahwa tingkatan sekolah yang mengalami rusak berat memang akan mendapatkan bantuan, apakah melalui program dari pemerintah kota dalam bentuk pendanaan APBD ataupun bantuan dari kementerian,” ujarnya.
Achi menegaskan, pendataan kondisi sekolah akan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan perbaikan dapat ditangani berdasarkan tingkat kerusakannya.
Ia mengatakan, dalam perubahan anggaran juga masih terdapat sejumlah sekolah yang akan mendapatkan alokasi untuk bantuan perbaikan.
“Memang ada beberapa sekolah dan untuk perubahan anggaran pun juga tetap ada yang mendapatkan untuk bantuan perbaikan sekolah,” jelasnya.
SD Pajjaiang Jadi Perhatian
Salah satu sekolah yang turut menjadi perhatian adalah SD Pajjaiang. Sekolah tersebut sebelumnya disinggung dalam pembahasan terkait kondisi sekolah dan persoalan hukum yang sedang berlangsung.
Achi mengatakan, persoalan SD Pajjaiang menjadi poin penting bagi Disdik Makassar untuk segera ditindaklanjuti, sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar.
“Untuk SD Pajjaiang yang tadi disampaikan, itu kan sekolahnya memang sedang mengalami masalah hukum. Ini tentunya akan menjadi poin penting untuk Dinas Pendidikan untuk segera menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Pak Wali,” katanya.
Terkait proses hukum tersebut, Achi menyebut pihaknya masih berupaya mencari bukti baru sebagai bagian dari proses lanjutan atas persoalan hukum sebelumnya.
“Proses untuk kita mencari bukti baru, ya. Karena memang masih berproses untuk lanjutan dari proses hukum yang sebelumnya,” pungkasnya. (Jar)






