RADARMAKASSAR.ID – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi menyesuaikan skema bagi hasil untuk mitra pengemudi ojek online (ojol).
Melalui kebijakan terbaru, potongan tarif aplikasi untuk layanan GoRide turun dari 20 persen menjadi 8 persen.
Penyesuaian tersebut mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
Kebijakan itu mendapat sambutan positif dari sejumlah komunitas pengemudi ojol di berbagai daerah, termasuk komunitas SERGAP Grup Makassar.
Ketua SERGAP Grup Makassar, Umar, menyebut penurunan potongan aplikasi menjadi 8 persen merupakan hasil perjuangan panjang para driver ojol yang selama ini meminta sistem bagi hasil lebih adil.
“Peraturan presiden terkait potongan aplikasi 8 persen ini menjadi hasil perjuangan panjang driver ojol. Awalnya potongan 20 persen, kemudian turun menjadi 15 persen, dan akhirnya menjadi 8 persen,” ujar Umar kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Komunitas SERGAP Grup Makassar sendiri beranggotakan sekitar 70 pengemudi ojol aktif di Kota Makassar.
Menurut Umar, kebijakan tersebut memberikan dampak positif bagi penghasilan para pengemudi karena potongan aplikasi tidak lagi terlalu besar.
Ia berharap seluruh driver semakin termotivasi dalam bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga setelah kebijakan baru tersebut berlaku.
“Dengan pemotongan yang turun dari 20 persen menjadi 8 persen, driver tentu bisa lebih semangat mencari rezeki untuk keluarga karena potongan ini tidak terlalu membebani,” katanya.
Kebijakan penurunan potongan aplikasi itu juga dinilai menjadi langkah pemerintah dalam memperkuat perlindungan terhadap pekerja transportasi online di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital masyarakat.(**)






